CB, Trenggalek – Yayasan Kemala Bhayangkari Trenggalek bekerjasama dengan Satlantas mengundang ratusan siswa TK/Paud mengikuti acara Polisi Sahabat Anak. Acara yang digelar di halaman Mapolres Trenggalek tersebut merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati HUT Yayasan Kemala Bhayangkari ke-38 dimana salah satu sasarannya adalah tentang keluarga dan anak-anak. Sabtu (24/02/2018)
Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Trenggalek Ny. Mala Didit BWS menuturkan, tugas utama Bhayangkari adalah mendampingi dan mendukung tugas-tugas Polri. Maka kemudian muncul ide untuk menyatukan antara mewujudkan kepedulian terhadap anak-anak sekaligus membantu tugas Polri khususnya bidang kelalulintasan.
“Bertepatan dengan HUT ke-38, kami ingin memberikan sesuatu yang spesial bagi anak-anak. Polsanak sudah sering dilakukan. Tapi yang sekarang jauh berbeda.” Ungka Ny. Mala
“Selain berkeliling Mapolres, kami siapkan taman lalulintas dan hiburan badut serta berbagai hadiah menarik” tambahnya
Agar tumbuh kebanggaan, anak-anak TK/Paud ini dijemput disekolah masing-masing menggunakan kendaraan dinas Polisi lengkap dengan pengawalan dari jajaran Satlantas. Anak-anak pun nampak kegirangan bukan kepalang. Lagu pak polisi mereka nyanyikan tiada henti disepanjang perjalanan.
Sesampai di Mapolres, rombongan anak-anak di sambut dengan penampilan Polisi Cilik atau Pocil binaan Satlantas Polres Trenggalek yang kerap menjuarai berbagai lomba baris berbaris tingkat Jawa Timur. Mereka pun diajak berkeliling Mapolres, diperkenalkan tugas-tugas polisi sembari berbincang dengan beberapa anggota yang kebetulan sedang bertugas.
Agar lebih mengena, anak-anak diperkenalkan peraturan dasar lalulintas dengan menggunakan media taman lalulintas portable. Mengapa disebut portable karena taman lalulintas ini bersifat fleksibel dan mudah dipindahkan kemana saja. Taman lalulintas berukuran hampir 25 meter ini juga dilengkapi dengan rambu dan lampu lalulintas mini.
Puas berkeliling, kini filiran acara yang ditunggu-tunggu. Anak-anak digiring ke lantai dua tepatnya Rupatama Polres Trenggalek. Rupatama yang merupakan aula rapat disulap menjadi ruangan penuh warna-warni, balon bertebaran dimana-mana. Sebuah panggung ukuran kecil juga disiapkan sebagai tempat epresi anak-anak. Suasanapun berubah menjadi lebih semarak saat badut menunjukkan kebolehannya bermain sulap.
Sementara itu, Kapolres Trenggalek AKBP Didit Bambang Wibowo S, S.I.K., M.H. yang turut hadir bersama pejabat utama mengatakan, polisi cukup konsern dengan edukasi para pelajar disemua tingkatan. Tak terkecuali anak-anak usia dini seperti TK atau Paud. Berbagai kegiatan pun kerap kali dilakukan bersama para pelajar.
“Pada prinsipnya, tujuan kami agar anak-anak lebih familier dengan polisi. Tidak takut dan mengerti tugas-tugas polisi. Nah, disela-sela acara kita sisipkan pengenalan tentang peraturan dasar berlalulintas agar terbentuk karakter disiplin dan tertib hingga mereka dewasa nanti.” Jelas AKBP Didit. (Febe Ertin)
