CB, Lumajang – Dengan adanya berita jembatan putus di ruas jalan Kalidilem Randuagung yang di beritakan oleh media online dan cetak Cahaya Baru waktu lalu, maka Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan tata ruang wilayah Lumajang yang di wakili oleh Kasi Pembangunan dan Rehabilitasi Agus Siswanto A.Md, S.ST, M.Si, Kdd MT saat di temui wartawan koran ini di ruang kerjanya beliau menjelaskan bahwa “kami mengucapkan terimakasih atas informasi yang di sampaikan oleh media online dan cetak Cahaya Baru karena tanpa adanya informasi dari teman-teman media kami tidak mungkin bisa tau seluruh jalan, jembatan serta bangunan yang rusak mengingat luasnya wilayah Lumajang tidak seimbang dengan petugas yang ada di PU, dan Kami akan menanggapi berita tersebut bahwa jembatan ruas jalan Kalidilem Randuagung memang benar itu putus pada beberapa bulan yang lalu.
untuk itu kami beberapa hari yang lalu telah melakukan identifikasi ke lokasi termasuk Deker yang rusak tepatnya di pertigaan barat balai Desa Kalidilem. oleh karena itu, jalan masuk ke Kabupaten maka otomatis secara aturan itu tupoksi kami untuk menganggarkan dana untuk perbaikan jembatan tersebut, namun tentunya harus sesuai dengan aturan dan mekanisme yang ada, kenapa saya bilang begitu karena prosesnya harus sesuai dengan aturan, dan kami akan koordinasikan dengan bagian teknis kontruksi sebagai tanggung jawab anggaran setelah itu keputusan ada di kepala Dinas.
Ketika di tanya kapan di laksanakan perbaikannya beliau menjawab “kita berusaha semaksimal mungkin karena itu memang kebutuhan masyarakat untuk sarana dan prasarana dalam beraktivitas baik untuk mencari rejeki maupun anak-anak yang menuntut ilmu kalau memang aturan bisa kita upayakan secepatnya artinya tahun ini kalau tidak bisa maksimal tahun depan, selain itu kami mohon kepada semua pihak baik itu Kecamatan, Desa dan masyarakat yang ada di sekitar jalan Kabupaten mari kita bergandengan renteng untuk membangun dan menjaga jalan tersebut karena itu milik bersama dengan cara apabila ada drainase saluran yang buntu segera di perbaiki sehingga jangan membuang sampah di saluran karena akan menyumbat saluran jalannya air, maka ketika turun hujan airnya akan meluap ke jalan, sebaik apapun kontruksi jalan ketika air lewat di jalan apalagi muatan kendaraan melebihi tonase saya jamin jalan tersebut cepat rusak dan yang rugi kita sendiri bergandengan renteng artinya pemerintah yang membangun rakyat yang menjaga” tandasnya (Had/tim)
