CB, SURABAYA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Propinsi Jawa Timur melaksanakan kegiatan apel siaga dalam rangka memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional (HKBN) 2018 yang ke Tiga, Kamis (26/4/2018).
Kegiatan ini di laksanakan di Lapangan Kantor BPBD Propinsi Jatim. Apel siaga kegiatan sadar bencana .Tahun ini telah memasuki tahun ketiga. Kesiapsiagaan sangat penting bagi setiap orang, bencana bisa terjadi kapan dan di mana saja. Untuk itu segala upaya kesiapsiagaan yang dilakukan pada hari tersebut menjadi investasi yang sangat bernilai.
Bertindak sebagai inspektur upacara Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jawa Timur ( BPBD )Budi Santoso dalam sambutannya mengatakan “BPBD telah menyiapkan langkah antisipasi menjelang musim kemarau yang di prediksikan mulai pada awal Juni dan puncaknya Agustus dan September.Saat ini wilayah Jawa Timur sedang memasuki masa transisi atau pancaroba dari musim hujan ke musin kemarau.
“Pemerintah mencanangkan hari Kesiapsiagaan bertujuan untuk mengajak semua pihak berperan serta aktif dalam menanggulangi bencana .Dalam moment ini, masyarakat di ajak untuk paham apa- apa yang perlu dilakukan saat terjadi bencana.Budaya sadar bencana dapat di mulai dari diri sendiri , keluarga dan negara.Untuk itu pemahaman budaya bencana perlu di galakkan untuk terciptanya pengurangan resiko bencana “,Ujar Drs Yanuar R M.m selaku Bidang Kedaruratan dan Logistik.
Agung S.STP Msi Selaku Bidang Rehabitasi dan Rekrontruksi Bencana menambahkan “dampak pemulihan itu adalah melalui proses Recoveri baik kerusakan Infranstruktur, perumahan , kemudian sosial masyarakat termasuk ekonomi .Bagaimana membangun kembali pasca bencana itu dengan baik .karena banyak di bangun juga perumahan perumahan pasca bencana yang tidak memperhatikan kondisi alamnya sehingga di kwatirkan longsor kembali.baik relokasi tetapi harus memperhatikan kondisi alamnya.(er)
