Brawijaya Cycling Club Resmi Dilaunching

CB, Probolinggo (Pajarakan) – Launching Brawijaya Cycling Club di Pondok Pesantren (Ponpes) Zainul Hasan Genggong, Kecamatan Pajarakan Kabupaten Probolinggo, Jum’at (11/05/2018 ) pagi dimeriahkan kegiatan gowes bareng Kodim 0820 Probolinggo bersama Forkopimda Kabupaten Probolinggo dan ulama beserta masyarakat.

Hadir pada acara tersebut Penjabat (Pj) Bupati Probolinggo R. Tjahjo Widodo, SH, M.Hum, Kapolres Probolinggo AKBP Fadly Samad, dan Administratur Kepala Kesatuan Pemangkuan Hutan (KKPH) Probolinggo, Tubagus Aep Saipudin, Pengasuh Ponpes Genggong KH. Mutawakkil Alallah bersama KH. Mohamad Haris Damanhuri (Gus Haris) dan KH. Hasan Naufal (Gus Boy) yang berbaur bersama goweser lainnya.

Sebelum melepas rombongan, Dandim 0820/Probolinggo Letkol. Kav. Depri Rio Saransi berkesempatan membacakan sambutan Panglima Kodam V Brawijaya. Dalam sambutannya tersebut ditegaskan bahwa kehadiran Brawijaya Cycling Club di tengah masyarakat diharapkan selain untuk menjaga kebugaran tubuh, juga sebagai media untuk memasyarakatkan olahraga bersepeda di kalangan prajurit maupun kalangan masyarakat yang lebih luas.

“Dengan memasyarakatkan bersepeda maka kita akan mengurangi polusi udara disekitar yang kini makin banyak tercemari bahan kimia berbahaya dan zat partikel lainnya yang dapat membahayakan kesehatan manusia dan mahluk hidup lainnya,” jelas Depri.

Berkaitan dengan pelaksanaan launching tersebut, Pangdam V Brawijaya melalui Letkol. Kav. Depri Rio Saransi menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitia, undangan dan peserta yang telah turut berpartisipasi pada kegiatan launching cycling club yang dilakukan serentak di seluruh Kodim se-Jawa Timur itu.

Seiring dengan makin diminatinya olahraga bersepeda di kalangan masyarakat, lanjutnya, TNI juga merasa terpanggil untuk berupaya menggiatkan olahraga menyenangkan ini. Selain bermanfaat bagi kesehatan, memperkuat silaturahmi dan menjalin keakraban juga akan menumbuhkan kebersamaan dan keakraban bersama masyarakat.

“Apabila dijalankan dengan penuh kegembiraan maka akan sangat bermanfaat bagi kesehatan fisik dan jiwa. Saya berharap kepada seluruh prajurit dan PNS dan masyarakat agar kegiatan positif seperti ini bisa diselenggarakan secara rutin di tengah kesibukan menjalankan aktivitas dan rutinitas masing-masing,” tegasnya.

Sementara Gus Haris menambahkan, ikhtiar hidup sehat dalam bingkai kebersamaan TNI Polri dan jajaran Forkopimda ini sudah terbina sejak lima bulan yang lalu. Menurut Penasehat Komunitas Sepeda Tua Indonesia (KOSTI) Jawa Timur ini, kegiatan bersepeda ini selaras dengan salah satu program pesantren yaitu “Genggong Go Green.”

“Konsep Go Green tidak hanya terkait bersepeda saja, namun juga tentang edukasi kebersihan lingkungan khususnya bagi para santri dan lingkungan sekitar pesantren,” tambah nya.

Lebih lanjut Gus Haris mengemukakan, kedepan pihaknya akan lebih giat dalam memasyarakatkan konsep bike to work. Yaitu menjadikan bersepeda sebagai life style, dimana kita banyak menggunakan sepeda untuk beraktivitas sehari-hari seperti ke tempat tempat kerja.

“InsyaAllah ke depan kami akan mewajibkan guru-guru yg berada di radius 3 km untuk bersepeda. Jadi kalau guru dan Kyainya sehat, santri-santrinya juga sehat. Semoga Allah memberi kita semua kesehatan dan atas nama keluarga pesantren kami ucapan terima kasih,” tandasnya.

Ratusan goweser yang terdiri terdiri dari jajaran Kodim 0820/Probolinggo, Polres Probolinggo dan masyarakat ini dilepas tepat pukul 07.00 WIB dengan mengambil rute sisir desa. Start dari Pondok Pesantren (ponpes) Zainul Hasan Genggong, Kecamatan Pajarakan menuju arah Kecamatan Krejengan, Kraksaan, dan kembali lagi ke Pajarakan/Genggong. (Zai/Is)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *