CB, Lumajang – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) adalah perangkat pemerintah daerah dalam memelihara ketentraman dan ketertiban umum serta menegakkan peraturan daerah, Namun dalam kenyataannya masih saja ada oknum satpol pp yang bertindak melanggar perda itu sendiri dan tidak sesuai dengan perilaku yang mencerminkan seorang aparat Satpol PP
Sebut saja Dani seorang oknum satpol PP Lumajang beberapa hari yang lalu kedapatan menggandeng Nita yang statusnya memiliki suami syah, masuk disalah satu hotel diwilayah Lumajang (28/11) yang lalu.
Keduanya kedapatan keluar dari sebuah hotel mengendarai mobil xenia warna hijau, kemudian meluncur kearah Pasirian dan sempat makan bakso di sebuah kedai bakso, Selepas itu Nita diantar oleh Dani mengambil motornya yang dititipkan diparkiran Rumah Sakit Pasirian lalu keduanya berpisah dan pulang kerumah masing – masing
Nita beralamat di desa Pasirian yang juga mempunyai usaha studio foto yang dirintis bersama suaminya, sedangkan Dani yang berdinas di Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Lumajang saat ini pulang kerumah metuanya yang beralamat di Desa Jambearum Kecamatan Pasrujambe.
Saat dikonfirmasi dikediamannya (29/11), Nita tanpa tebeng aling – aling mengakui semua perbuatan dengan Dani dimana semua itu dilakukan atas dasar suka sama suka
“Benar mas semua itu kami lakukan atas dasar saling mencintai, ini baru pertama kali kami lakukan” Ujarnya.
Nita memohon untuk tidak dimediakan permasalahannya ini dan bersumpah tidak akan mengulangi lagi.
“Saya mohon jangan sampai diexpos nanti suami saya tau dan saya bersumpah demi Tuhan tidak akan mengulanginya lagi berbuat yang tidak senonoh dengan Dani” Ucap Nita
Sementara itu Dani yang kita temui di tempat kerjanya yang kebetulan lagi dinas di pos jaga depan rumah dinas Wakil Bupati Lumajang (30/11) saat dikonfirmasi terkait kegiatannya bersama Nita, mengelak dengan mengatakan bahwa dirinya saat itu hanya mengantar Nita kehotel dan ditinggal di hotel kemudian saat mau pulang minta jemput kembali.
“Saya memang kehotel sama dia (Nita) tapi saya tidak berbuat apa – apa, saya hanya nganter setelah masuk kamar saya tinggal dan saat mau pulang saya jemput lagi” Ujarnya.”
Dari kejadian yang menimpa oknum satpol PP ini, Tindakan apa yang akan dilakukan oleh Kasat Pol PP Lumajang serta apa pula sanksi yang diberikan atas ulah nakal oknum satpol PP tersebut. bersambung.(gus/ran)
