CB, SURABAYA – Gubernur Jatim Dr. H. Soekarwo mengajak semua anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Prov. Jatim mengoptimalkan empat peran perempuan dalam pembangunan nasional. Apalagi, keempat peran tersebut sangat diperlukan oleh anggota DWP dalam mendukung produktifitas keluarga.
“Dalam rangka menyukseskan pembangunan nasional, anggota DWP harus mengoptimalkan peran di urusan domestik atau rumah tangganya terlebih dulu,” ungkap Pakde Karwo sapaan lekat Gubernur Jatim pada acara Pelaksanaan HUT ke-19 DWP Tahun 2018 di Ruang Hayam Wuruk Lt. VIII Kantor Gubernur Jatim, Jl. Pahlawan No. 110, Surabaya, Rabu (12/12).
Pakde Karwo menjelaskan, peran perempuan yang pertama yakni sebagai guru pertama dan utama dalam rumah tangga. Menurutnya, jika ingin mengetahui perilaku anaknya maka lihatlah ibunya dan begitupun sebaliknya. “Filosofi ini sangat luar biasa dimana sikap ibu dalam mendidik anak-anaknya akan menentukan sifat yang terbentuk pada anak,” terangnya.
Peran perempuan yang kedua, lanjut Pakde Karwo, yaitu sebagai pembangun suasana yang kondusif dan harmonis dalam keluarga. Peran ketiga yakni sebagai motivator dalam keluarga. “Yang keempat sebagai pengakselerasi keluarga sehingga semua anggota bisa produktif dan meningkat profesionalismenya,” ujar orang nomor satu di Provinsi Jatim ini.
Ditambahkan, anggota DWP yang merupakan organisasi istri-istri Aparatur Sipil Negara (ASN) juga harus memiliki kebahagiaan fisik dan emosional dan kebahagiaan intelektual. Selain itu, para istri ASN juga harus dilengkapi dengan kebahagiaan spiritual (spiritual happiness) yang berfungsi sebagai rem dan kompas dalam bersikap dan berperilaku di keseharian.
Pada kesempatan tersebut, Pakde Karwo, memberikan apresiasi kepada semua anggota DWP Prov. Jatim atas pengabdiannya selama ini. Lewat kontribusinya, Pemprov Jatim bisa maju dan berkembang dalam berbagai hal pembangunan.
“Atas nama Penasihat DWP Prov. Jatim saya merasa bangga atas dukungan ibu-ibu semua, sehingga pada peringatan HUT KORPRI ke-47 lalu ASN Jatim mendapat penghargaan paling produktif,” pungkas Pakde Karwo disambut tepuk tangan oleh semua yang hadir.
Bude Karwo Harap Renstra DWP Bisa Terwujud
Pada kesempatan yang sama, Penasihat DWP Prov. Jatim, Dra. Hj. Nina Soekarwo, M.Si mengatakan, lewat Peringatan HUT DWP ke-19, Rencana Strategi (Renstra) DWP Tahun 2015 – 2019 yang menjadi acuan penyusunan Program Kerja bisa segera terwujud. Apalagi, berdasarkan tahapan dalam roadmap DWP tahun 2018 merupakan tahun optimalisasi program kerja.
Bude Karwo sapaan lekat istri Gubernur Jatim ini menjelaskan, program-program yang diprioritaskan DWP juga harus sesuai dengan hasil Rakernas DWP Tahun 2017. Program tersebut mencakup 4 hal, diantaranya meningkatkan kualitas dan kapasitas anggota dan pengurus DWP dalam segala bidang, dan pembinaan pendidikan keluarga di lingkungan DWP dan masyarakat.
“Lewat program-program ini diharapkan, DWP sebagai mitra strategis pemerintah akan ikut berkontribusi dalam pembangunan nasional,” terang Bude Karwo sembari menambahkan DWP harus mampu mengemban tugas yang diberikan sesuai visi dan misi organisasi.
Terkait peran anggota DWP dalam mendukung suami, Bude Karwo meminta, semua anggota DWP bisa menjadi teman diskusi yang baik, tapi tidak mengintervensi dalam kedinasan. Hal ini penting dilakukan, karena saat ini manajemen ASN menuntut profesionalitas dan integritas. Sehingga, etika birokrasi sangat dibutuhkan, sebab saat kenaikan pangkat akan dilakukan uji kompetensi terlebih dulu.
“Sebelum mendapat jabatan tinggi pratama, akan dilakukan seleksi secara terbuka dan membutuhkan profesionalitas tinggi dari tiap-tiap ASN,” urai Bude Karwo yang juga selaku Ketua TP. PKK Prov. Jatim itu.
Sementara saat membacakan sambutan Ketua Umum DWP Pusat, Ketua DWP Prov. Jatim Dra. Gardjati Heru Tjahjono menyampaikan, DWP sebagai organisasi kemasyarakatan yang menghimpun istri pegawai ASN patut bersyukur karena DWP telah menjadi organisasi perempuan yang besar. Namun demikian, masih banyak yang harus ditingkatkan untuk mencapai tujuan DWP.Dalam melaksanakan tahapan optimalisasi program kerja, DWP harus melaksanakan program prioritas hasil rakernas DWP 2017. Selain itu, juga meningkatkan prgram kemitraan dengan Kementerian Perencanaan Pembangunan untuk mengambil peran dalam pelaksanaan pembangunan berkelanjutan.
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan hadiah untuk rangkaian kegiatan yang digelar dalam rangka HUT DWP ke-19. Diantaranya, lomba puding art di tingkat provinsi dan kab/kota serta lomba menulis essay.
Turut hadir pada kegiatan ini, antara lain Penasihat DWP. Prov. Jatim Dra. Hj. Fatma Saifullah Yusuf, Sekdaprov Jatim Dr. Ir. Heru Tjahjono, MM, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana, Ketua Bhayangkari Polda Jatim, Mantan Ketua DWP Prov. Jatim Hj. Purmiasih Rasiyo, Pengurus DWP kab/kota se Jatim, serta beberapa pejabat di lingkup Prov. Jatim. (yit)
