CB, Ambon – Satuan Tugas Batalyon Infanteri 711/Raksatama merupakan tugas operasi pengamanan daerah rawan maluku telah menuai hasil prestasi dengan keberhasilan menggalang senjata api organik dari masyarakat diwilayah Wakal. Konflik horizontal yang telah terjadi pada belasan tahun lalu memang masih menyisahkan rasa takut masyarakat akan terulang kembalinya kejadian tersebut sehingga sebagaian kecil masyarakat masih menyimpan senjata api sebagai perlindungan diri.
Penyerahan senjata ini merupakan hasil penggalangan dari personil Satgas Pos Wakal SSK I kepada masyarakat sekitar melalui pembinaan teritorial serta pendekatan secara kekeluargaan kepada masyrakat sehingga dapat menarik hati dan simpati masyarakat serta memberikan rasa aman sehingga mereka bersedia memberikan senjata api miliknya secara sukerala kepada Anggota Satgas Yonif 711/Rks.
Masyarakat yang identitasnya dirahasiakan dengan sukerala datang sendiri ke Pos Wakal SSK I dan menyerahkan senjata api laras pendek organik sejenis revolver nomor senjata 796315 kepada Danki SSK I Kapten Inf Junior Gedion S.S T.Han kemudian barang bukti tersebut dibawa ke Pos Kotis Satgas Yonif 711?Rks untuk proses lebih lanjut. Dansatgas Yonif /Rks Letkol Inf Fanny Pantouw M.Tr Han. M.I.Pol, menjelaskan bahwa keberhasilan jajarannya dalam menggalang senjata api dari masyarakat merupakan bukti bahwa keberadaan Satgas Yonif 711/Rks ditengah-tengah masyarakat bisa diterima dengan baik dan dapat memberikan rasa aman. Sampai saat ini dari hasil penggalangan terhadap masyarakat Satgas Yonif 711/Rks telah memperoleh 5 Pucuk senjata Api Organik dan 94 pucuk senjata api rakitan serta ratusan butir amunisi bebagai jenis kaliber.( A/Fadri)
