CB, Gresik – Di hebohkan dengan ditemukan mayat yang tergeletak kaku dan bersimbah darah di dalam rumahnya, Andri (22) Warga Dusun Kepatihan Rt 1/ Rw 1, Desa Kepatihan, Kecamatan Menganti. Senin (11/3)
Terungkap bahwa ibu korban, Yani (48) mengatakan sebelum kejadian, Ia sempat menghubunggi Andri, namun tidak dibalas pada pukul 07.10 Wib dan Ia meminta tetangganya Eva (37) untuk melihat anaknya yang sendiri di dalam rumah, Pagar dan pintu rumahnya terbuka namun Andri terlihat sedang tidur di lantai dengan cairan hitam di hidung, Ia pun meminta untuk pagar dan pintu rumahnya ditutup,
Eva langsung keluar rumah dan memberi tahu kepada saipul (36) untuk melihat kondisi Andri, dan saat ditemukan Andri sudah meninggal dunia dengan kondisi sudah terbujur kaku, dan bersimbah darah,
Pada tepat Pukul 08.30 Wib, Saipul langsung menghubunggi perangkat Desa untuk melihat kondisi korban dan melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak yang berwajib Polsek Menganti.
“Lanjut” Sebelum kejadian, Korban pamitnya malam minggu mengginap disini, karena rumah saya lagi kosong” ujar Eva
Dia meminta petugas Kepolisian untuk segera menemukan siapa pelaku pembunuhan putra semata wayangnya.” Dan saya ingin pelakunya cepat ketemu, kabari saya.”jelas Yani ibu korban
Kapolsek Menganti, AKP Ramadhan Nasution menjelaskan, saat ditemukan korban tergeletak di kamarnya dengan hidung berdarah, dan pihaknya tidak dapat menyampaikan secara gamblang karena masih menunggu hasil visum dari Rumah Sakit.
Saat ditemukan jenazah korban tidak berbau sama sekali. “ ya kemungkinan masih baru katanya” Mobil yang dikendarai Korban juga masih terparkir di depan gang dan sekarang Jenazah Korban Andri, telah dibawa ke RSUD Ibnu Sina untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban.”ungkap AKP Ramadhan. ( sis)
