Oknum Kyai Bawa Istri Orang Masuk Hotel, Saat Suaminya Bekerja Di Malaysia

CB, Jember – Seseorang yang sudah menyandang titel ustad ataupun kyai harusnya menjadi panutan dan mampu memberikan contoh serta perilaku yang baik dalam kehidupan sehari – hari bukan malah berbuat yang tidak patut ditiru.  Seperti halnya MZ warga Sempolan Jember dimana dilingkungannya dikenal sebagia seorang kyai dan banyak santri yang menimba ilmu kepadanya, namun perilaku yang dilakukan diluar dugaan dimana Mz berani membawa seorang wanita sebut saja Sfn yang sudah bersuami kedalam sebuah hotel dikawasan Jember.

Saat itu, senin (25/03/2019) Mz diketahui membawa Sfn kesebuah hotel dikawasan Jember dengan mengendarai mobil jenis avanza warna putih, dan berselang sekira 2 jam di dalam hotel keduanya keluar dengan tetap mengendarai mobil tersebut. Mz menurunkan Sfn di kawasan perum Plam Asri Katolik Mangli, kemudian Sfn jalan kaki menuju rumahnya, sementara Mz melanjutkan perjalanan ke rumahnya di daerah Sempolan Jember.

Diketahui Sfn beralamat di Desa Sumbersari Kecamatan Mangli – Jember dan saat ini suaminya sedang bekerja di Malaysia untuk mengais rejeki demi kelangsungan hidup keluarga, namun teganya Sfn mengkhianati sang suami jalan dengan lelaki lain.

Saat dikonfirmasi dikediamannya Sfn mengakui semua perbuatannya dengan Mz dan berharap jangan sampai ada yang tahu dan meminta untuk tidak diberitakan.

“Saya mengakui semua perbuatan saya ini salah, saya dua kali diajak kehotel sama Mz pak, tolong jangan permalukan dia (Mz), dia orang baik pak malah dia mau membiaya sekolah anak saya” ujar Sfn

“kami sudah nikah siri (nikah dibawah tangan) dengan Mz dirumah saudaranya, saya tidak tau kalau dia seorang kyai karena saya kenalnya waktu di Gazebo, sekali lagi saya minta tolong jangan permalukan dia, jangan diberitakan” Pinta Sfn

Sementara itu Mz yang hendak kita konfirmasi di kediamannya yang bersangkutan tidak ada dan saat di telepon juga tidak diangkat, sepertinya sudah mengetahui kedatangan media ini dan dengan sengaja menghindar. hanya ada seorang anak remaja dirumah Mz mengatakan bahwa Mz tidak ada dirumah

“Abah baru saja keluar bersama Umi kedaerah Arjasa, coba telpon saja” kata remaja itu.

Patut kita sayangkan seseorang yang sudah dikenal sebagai seorang kyai dilingkungannya, berani berbuat yang tidak senonoh membawa istri orang kesebuah hotel. Bagaimana pendapat masyarakat setelah mengetahui semua ini ? bersambung (gus)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *