CB SULTENG. Warga Desa Rano Kecamatan Balaesang Tanjung Kabupaten Donggala Profinsi Sulawesi Tengah bekerja sama dengan pemerintah desa berupaya membuka akses jalan penghubung antara Desa Rano ke Desa Manimbaya tepatnya di dusun IV Sivia yang kurang lebih dari 5 kilo,dan pekerjaan tersebut murni di kerjakan swadaya oleh masyarakat karena salah satu desa yang ada di Kecamatan Balaesang tanjung, dari 8 desa belum memiliki jalan penghubung tidak lain dari desa Rano dan desa manimbaya sehingga masyarakat desa rano sangat termotifasi untuk membuka jalan tersebut.
Saat di temui oleh wartawan kepala Desa Rano SAMIN mengatakan bahwa pekerjaan tersebut murni swadaya masyarakat dan masing masing masyarakat membawa bekal sendiri, Desa hanya bisa menyiapkan air minum karna permintaan warga .
Masyakat mengharapkan agar akses jalan tembusan rano manimbaya bisa tembus. Terang Samin. Lanjut nya pemerintah Desa dan seluruh masyarakat sangat termotifasi untuk mengerjakan akses jalan tembusan karna jalan tersebut masih non status belum masuk dalam poros Kabupaten sehingga jalan tembusan sangat penting, karna salah satu pelabuhan terdekat dari desa rano adalah ada di dusun 4 sivia Desa manimbaya.
Sejak tahun 2009 pemerintah desa rano sudah mengusulkan setiap musrembang kecamatan agar kiranya jalan tembusan rano manimbaya bisa di prioritaskan namun sampai saat in belum ada sahutan yang baik dari Pemerintah, sehingga masyarakat dengan pemerintah Desa mengambil alternatif lain dengan bekerja apa adanya, dari masyarakat sendiri dan pemerintah desa juga berupaya kedepan agar bisa dana desa dianggarkan dan itu masi dalam upayah dari pemerintah desa dan melakukan program padat karya kedepan untuk menambah pekerjaan yang di swadayakan oleh masyarakat.jelasnya.
Warga mengharapkan kepada pemeritah kabupaten donggala bisa melihat kedepan dan memperhatikan poros antara rano manimbaya yang mana masih di kategorikan jalan non status sehingga membutuhkan perhatian dari gerbagai pihak masyarakat dengan pemerintah kata mereka.(Wardin)
