CB,Sumenep – Dikabupaten Sumenep menjelang Pilkades serentak mulai dilaksanakan pendaftaran bakal calon kepala desa di tiap tiap perdesaan. Namun dengan adanya para pendaftar dari luar desa, maka timbullah gejolak diberbagai desa aksi masyarakat setempat menolak para pendaftar bakal calon kepala desa dari luar desa tersebut.
Salah satu gejolak yang terjadi di desa Aeng Baja Kenek kecamatan Bluto, Rabu, 26 Agustus 2019 du pendukung Cakades saling bentrok dan memicu keduanya saling adu jotos.
Peristiwa tersebut terjadi saat salah satu pendukung calon kepala desa hendak mau mendaftar di skretariat pendaftaran Cakades di desa tersebut. Namun ketika hendak memasuki halaman sekretariat pendaftaran, mereka dihadang oleh pendukung cakades satunya, karena terkesan bakal calon tersebut dari luar desa.
Dengan terjadinya penghadangan pihak pendukung cakades satunya terhadap pendukung cakades yang hendak mandaftar, maka kekisruan terjadi saling adu jotos yang membuat pihak kepolisian Kecamatan Bluto sibuk untuk mengamankannya.
Menurut salah satu warga yang enggan disebut namanya, bahwa sekitar 200 warga pada hari senin, 26 Agustus 2019 kemain telah menduduki sekretariat pendaftaran untuk menyatakan menolak adanya pendaftar Cakades dari luar desa tersebut.(nay)
