KEPSEK DI DUGA SUNAT DANA PASIGALA GURU GURU

CB, Donggala – Wah ini lagi Alergi dengan wartawan tidak mau diwawancarai malahan ngusir keluar bahkan melakukan tindakan mendorong keluar hampir jatuh.

Seorang Kepala sekolah TK BINA BERSAMA yang berada di Desa Meli Kecamatan Balaesang Kabupaten Donggala Provinsi Sulawesi tengah di duga memotong dana pasigala guru guru dengan alasan akan di bagikan kepada guru yang aktif mengajar sesuai hasil kesepakatan bersama karena nama mereka belum terdaftar di Dapodik.

saat pencairan pertama  di bulan Desmber 2018 ,masing masing guru menerima dana sebesar 5 juta lima ratus Ribu Rupiah,  akan  tetapi kedua orang guru atas nama Saona hanya menerima 3 juta Rupiah dan Ervina 4 juta rupiah karena dua orang guru tersebut sudah tidak mengajar dan nama mereka masih terdaftar di Dapodik.

Ketika di temui di kediaman DARNA  guru yang aktif mengajar sejak tahun 2017 itu,menyampaikan bahwa Dia tidak pernah menerima pemberian uang pembagian dari SAONA  ataupun ERVINA dan Ia hanya mendapatkan pembagian dari kemanisan hati temannya  Yunitanti  berjumlah 6 ratus ribu rupiah.

Ketika mendengarkan pengakuan dari Darna,  Saona mengatakan bahwa, saya suda memberikan uang itu ke Kepala Sekolah senilai 2.500.000 Rupiah dan itupun juga saat pencairan di BANK BNI saya tidak memegang uang itu semuanya Kepala sekolah yang memegang,   dan saya tinggal menerima uang sisa 3 juta rupiah karna alasannya mau di bagikan kepada orang yang aktif.   sementara rekening mereka  kepala sekolah yang memegang dan saat ini saya, belum menerima uang pencairan tahap ke dua karna rekening di tahan sama kepala sekolah.Kata Saona

Saat di temui oleh wartawan di ruangannya kepala sekolah TK BINA BERSAMA NURBAIDAH A.M.A M.Pd tidak mau memberikan keterangan dan penjelasan  kepada wartawan dan malah kepala sekolah tersebut mendorong dan mengusir wartawan tersebut sampai keluar ruangan.(Wardin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *