CB, SIDOARJO – Warga jalan Kesatrian Bandilan Kedungrejo Kecamatan Waru Kabupaten Sidoarjo tidak bisa memakai air PDAM. Pasalnya, selama dua hari, tanggal 30-31 Oktober, air PDAM tidak kunjung keluar (mampet), akibatnya, warga sebagai pelanggan tidak bisa menggunakan air untuk memenuhi kebutuhan seperti biasanya. Menurut salah satu warga, mengaku hingga kemarin siang air PDAM tidak keluar sama sekali dan kondisi ini (air tidak keluar,Red), juga sama di alami warga lainnya. ” Susah pak, kalau air tidak keluar, sampai-sampai gak bisa mandi,” keluh pelanggan PDAM yang enggan namanya disebutkan di media.
Dia berharap, agar PDAM segera merespon secara cepat keluhan dan pengaduan masyarakat sehingga segera teratasi persoalan tersebut. Sementara itu Direktur Utama PDAM Delta Tirta Sidoarjo Abdul Basid Lao saat dikonfirmasi media cetak dan online Cahaya Baru, Kamis (31/10).
melalui Humas Yoyok Supriyanto,SH menjelaskan, persoalan tidak keluarnya air PDAM di daerah tersebut dikarenakan musim kemarau, air sungai surut sehingga proses produksi dan distribusi air ke pelanggan terganggu, ” Akan kita cek apakah tidak keluar sama sekali atau keluar, tapi sedikit. Kita sekarang sedang mengalami penurunan air baku di Tawangsari.
Seperti kita ketahui, saat ini musim kemarau sangat panjang, sehingga kalau sampean (anda, Red), lewat di daerah Tawangsari air baku kami sungainya kering.”
kata Yoyok di ruang kerjanya. Di tambahkannya, untuk mengatasi masalah tersebut pihaknya sudah koordinasi dengan PJT (Perum Jasa Tirta), agar supaya bisa menambah debit sungai pelayaran sebagai pengambil air baku sungai kami di IPA (Instalasi Pengolahan Air) Tawangsari, ini sama mereka (PJT) masih kesulitan, karena air di hulunya sana masih sedikit sehingga pembagian ke sungai pelayaran ini juga tidak maksimal.
” Secara resmi kami sudah ber surat ke PJT, termasuk ke pak Bupati kami minta bantuan ke pak Bupati untuk berkirim surat kesana dan di tanda tangani pak Bupati untuk segera diperhatikan untuk penambahan air sungai pelayaran tempat pengambilan air sungai baku kami.
Namun, lagi-lagi mereka sampaikan ini faktor alam sehingga belum bisa menambah dan mereka berupaya akan membuat hujan buatan. ” jelas Yoyok. Sementara itu hingga berita ini di unggah kondisi air PDAM dirumah warga masih belum keluar. (ncs)
