CB, Tanah Bumbu – Guna memastikan jalan yang menjamin keselamatan bagi para pengguna jalan, Jajaran Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang PUPR)Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan turun kelapangan guna melakukan kros cek terhadap jalan yang rusak dan berlubang yang kiranya rentan menimbulkan lakalantas baik dijalan nasional, provinsi, jalan kabupaten dan jalan pedesaan diwilayah kabupaten Tanah Bumbu.
Terkait jalan yang rusak dan berlubang dapat mengancam nyawa pengguna jalan tersebut . Karena itu perlu dilakukan perbaikan jalan jangan sampat terlambat. Terlambatnya perawatan atau perbaikan jalan yang terkendala dengan masalah anggaran, karena harus menunggu penganggarannya. Karena itu pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu akan menganggarkan dana tersebut melalui APBD untuk pemeliharaanjalan yang rusak.
Kepala PUPR Kabupaten Tanah Bumbu, H. Ansyari Firdaus, S. Hut, kepada media ini menjelaskan bahwa sesuai dengan ide bupati Tanah Bumbu menanggapi serta menyikapi hal tersebut sebagai implementasi untuk kepentingan bersama , maka itu hal yang utama harus dilakukan dan dilaksanakan yang menyangkut keselamatan jiwa orang, tuturnya (02/11/2019).
Jalan yang rusak tersebut yang segera akan diperbaiki, baik jalan nasional, jalan kabupaten maupun jalan desa tentunya perlu dianggarkan melalui APBD untuk pemeliharaan jalan . Pada APBD tahun 2020 Dinas PUPR menganggarkan RP.5 Millyar untuk pemeliharaan jalan .
Secara teknis mereka akan melakukan mobilling keliling dengan mobil yang sekaligus membawa material serta alat untuk menambal jalan yang dianggap membahayakan bagi pengguna jalan. Terkait jalan Nasional dan jalan Provinsi yang rusak yang terdapat diwilayah Kabupaten Tanah Bumbu, Firdaus menjelaskan bahwa fihaknya tetap akan berkordinasi denga provinsi, kalau jalan tersebut hanya rusak ringan maka Kabupaten Tanah Bumbu akan mengatasinya sebagai antisipasi untuk menghindari terjadinya lakalantas yang rentan menelan korban, ungkapnya. (Jhon)
