CB, Banyuwangi – Banyak warga di salah satu desa yang ada di wilayah kecamatan Singojuruh dan warga di salah satu desa yang ada di wilayah Kecamatan Sempu Kabupaten Banyuwangi mengeluh sekaligus bertanya – tanya tentang sistim pelaksanaan proyek pavingisasi yang ada di lingkungannya, yang konon katanya proyek tersebut dari pemerintah kabupaten banyuwsngi dengan anggaran yang bersumber dari APBD
Pasalnya, sampai dengan penghujung tahun ini ( desember 2019 ) atau yang identik dengan masa berakhirnya realisasi dana yang bersumber dari APBD tahun 2019, masih banyak proyek , utamanya pavingisasi yang pengerjaannya belum selesai. Bahkan banyak juga proyek pavingisasi yang sama sekali belum dikerjakan.
Menurur HR, MS dan beberapa warga desa sekitar yang ada di wilayah kecamatan singojuruh, menceritakan bahwa pada awalnya masyarakat sekitar merasa senang karena ada informasi jalan mau di paving. Bahkan material dalam bentuk paving sudah di datangkan ke lokasi.
Namun demikian, setelah cukup lama pasir didatangkan, material pavingpun tak kunjung didatangkan ke lokasi. Justru material kanstin yang di datangkan terlebih dahulu dan kanstin langsung dipasang oleh pekerjanya. ” Mas ( pers ), pavingnya belum didatangkan, kenapa kok kanstinnya dipasang terlebih dahulu..? Ini kan aneh dan lucu . Padahal kanstin itu fungsinya untuk mengunci paving “. Tanya pekerja keheranan.
Dirinya menambahkan bahwa ” Jika pavingnya sudah didatangkan dan memerlukan tambahan tenaga kerja untuk mempercepat selesainya pekerjaan, maka banyak warga yang mau ikut bekerja. Karena secara kebetulan banyak warga yang lagi nganggur “. Katanya.
Di tempat terpisah, beberapa warga salah satu desa yang ada di wilayah kecamatan sempu banyuwangi, bertanya — tanya tentang realisasi pelaksanaan proyek pavingisasi yang tak kunjung dikerjakan. Padahal, beberapa bulan yang lalu ( sekitar bulan oktober 2019 ), sudah ada petugas yang survei ke lokasi memberikan tanda sekaligus menentukan batas — batas lokasi yang mau dipasang paving.
” Kalau tidak salah, pada bulan oktober 2019 yang lalu sudah ada petugas dari kabupaten bersama dengan kontraktor yang datang ke sini ( salah satu desa wilayah kecamatan sempu ) survei, memberikan tanda dan batas — batas jalan yang mau di paving. Dan katanya, di desa sini ada sekitar 8 ( delapan ) titik lokasi yang mau di paving. Tapi sampai sekarang ( akhir desember 2019 ), kok belum ada tanda — tanda material didatangkan “. Kata beberapa warga.
Lebih lanjut mereka menambahkan ” Yang pasti masyarakat sini menunggu proyek ( pavingisasi ) segera dikerjakan. Karena banyak warga yang lagi nganggur dan mau gabung iku bekerja “. Harapnya.
Sementara Danang Hartanto , ST, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya Penataan Ruang ( PU CKPR ) Kabupaten Banyuwangi melalui telepon celulernya terkait masalah tersebut menegaskan ” Jadi, pada prinsipnya, semua pekerjaan itu kita ( pemeruntah – red ) bayar sesuai dengan pekerjaannya. Dan jika pekerjaan itu tidak dilaksanakan, maka, jaminan pelaksanaan atau kontrak kerja akan kita putus “. Tegasnya. ( Imm ).
