Baktiono: Ingatkan Pemkot Terkait Banjir Mayjend Sungkono

CB,Surabaya – Hujan lebat hingga menenggelamkan banyak motor di Darmo Park pada Kamis (15/1) lalu, Komisi C DPRD Surabaya memanggil Dinas Pematusan Umum (PU) Bina Marga untuk menjelaskan permaslahan dan penyebab banjir. Hasil dari hearing, Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Baktiono mengatakan jika permasalahan banjir di Mayjen Sungkono sudah diperingatkan sejak 2019, tepatnya tiga bulan lalu terkait pembangunan box culvert belum tuntas.

Bahkan, terdapat tembok hotel bintang 5 yang ambruk sehingga menimbulkan kemacetan dan penghambatan di area pembangunan. Pun terdapat garis police line di depan TVRI yang menunda pengerjaan pemasangan box culvert.

“Kami mengharapkan  agar police line segera dikoordinasikan dengan pihak kepolisian agar box culvert disana bisa dipasang, kalau tidak maka akan menimbulkan macet dan kalau hujan deras air tidak lewat saluran selokan, lewatnya di jalan raya. Ternyata apa yang kami sampaikan itu benar,” jelas Baktiono. (20/1).

Penyebab dari banjir di wilayah Mayjen Sungkono, Baktiono mengungkapkan bukan karena pompa. Pasalnya, Komisi C sudah melakukan pengecekan di 58 rumah pompa.

“Kami random pompa semua siap, penjaga bergantian sift 24 jam baik kemarau hujan mereka senantiasa stand by. Pompa listrik kami cek nyala, genset juga nyala, solar full tank semua,” katanya.

Selain itu, dalam hal pengendalian baniir, ia menyampaikan, pompa, penjaga pompa, genset, listrik di Surabaya sudah siap.

Namun terdapat persoalan yang sangat krusial, lanjut Baktiono. Bahkan titik-titik banjir yang luar biasa, seperti di Mayjen Sungkono perlu mendapat perhatian khusus dari Dinas PU.

“Komisi C sudah sidak kesana dan memperingatkan dan warning masyarakat harus segera ditindaklanjuti dalam proses pembangunan. Kalau tidak akibatnya kita tahu sendiri dan yang jadi korban masyarakat Surabaya,” urai dia. (lang)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *