Serap Usulan Masyarakat, Bidang SDA DPUPR Gelar Sosialisasi Rehabilitasi Jaringan Irigasi Sukun

CB, MAGETAN- Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Magetan, melalui Bidang Sumber Daya Air (SDA) menggelar Sosialisasi Rehabilitasi Jaringan irigasi Sukun, tepatnya di Desa Cileng, Kecamatan Poncol, Kamis (12/3).

Bertempat di Balai Desa Cileng, kegiatan kali ini diikuti oleh puluhan peserta yang terdiri dari gabungan kelompok tani (Gapoktan) dan Himpunan Petani Pemakai Air (HIPPA) dari Desa Cileng dan desa lain disekitarnya.

Kepala DPUPR Kabupaten Magetan, Hergunadi melalui Kepala Bidang (Kabid) Sumber Daya Air (SDA), Yuli K Iswahyudi mengatakan, dengan adanya sosialisasi tersebut bertujuan bisa menyerap berbagai keluhan masyarakat terkait saluran irigasi Sukun, agar bisa benar-benar dirasakan masyarakat bila nanti sudah di rehabilitasi.

“Sosialisasi ini untuk menampung masukan dari masyarakat agar masyarakat sebagai penerima manfaat tahu dan ikut memberikan usulan terkait rehabilitasi jaringan irigasi Sukun nanti, “ujar Yuki K Iswahyudi, Kabid SDA DPUPR Kabupaten Magetan, Kamis (12/3).

Yuli menjelaskan, selain memberikan usulan, dengan dikumpulkanya para petani yang tergabung dalam Gapoktan dan HIPPA, bisa menjadi data titik mana saja dari saluran irigasi Sukun yang mengalami kerusakan parah, sehingga air terbuang sia-sia

“Dengan duduk bersama seperti ini kita bisa mendapat informasi, mungkin dari saluran irigasi Sukun ini ada yang rusak dan mengalami kebocoran. Jadi rehabilitasi ini tepat sasaran, sehingga aliran air dari DAM Sukun benar-benar bermanfaat sampai pemakai air yang paling bawah, “terangnya.

Yuli berharap, dengan diadakanya Rehabilitasi Jaringan Irigasi Sukun yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 450 juta tersebut, seluruh masyarakat menjadi paham dan ikut mengawasi jalan pembangunanya. Sehingga bila ada yang tidak sesuai bisa diingatkan atau dilaporkan pada DPUPR.

“Mari bekerjasama dan saling mengawasi agar pembangunan jaringan irigasi Sukun bisa dirasakan masyarakat sekitar, “imbuhnya.

Sementara itu, ditempat yang sama Warno (50) warga setempat dan juga salah satu petani pemakai air mengaku senang apabila jaringan irigasi Sukun segera diperbaiki.
Dengan direhabilitasinya jaringan, masyarakat tidak akan mengeluhakan lagi kebocoran air karena rusaknya saluran.

“Alhamdulillah akan diperbaiki, air irigasi tidak akan bocor lagi, dan pastinya lancar mengalir ke sawah-sawah kami, “pungkasnya. (ton/pung)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *