Dalam sepekan ini di Jawa Timur, terjadi dua kali kenaikan terinfeksi Corona dalam jumlah yang sangat tinggi. Pertama pada Jumat kemarin dan pada Minggu 5 April 2020. Pada Jumat jumlah kenaikannya 49 terinfeksi. Inilah kenaikan paling tinggi selama Virus Corona terdeteksi awal Maret lalu di Jatim. Kenaikan tertinggi kedua terjadi pada Minggu 5 Maret ini. Terinfeksi tambah 35 orang. Dengan demikian jumlah terinfeksi Corona hingga saat ini berjumlah 187 orang.
Terinfeksi baru itu berasal dari Surabaya tujuh orang, Sidoarjo empat orang, Ponorogo tiga orang, Lamongan tiga orang, Kediri tiga orang, Jombang satu orang, Bondowoso satu orang, Gresik satu orang, Kabupaten Malang tiga orang, Nganjuk satu orang, Situbondo dua orang, Tulungagung lima orang dan Pamekasan satu orang.
Untuk ODP kenaikannya tetap yang tertinggi, dari 10.116 naik menjadi10.636 orang. Dan PDP dari 780 naik menjadi 936 orang.
Ada yang menarik sebelum terjadinya kenaikan yang tinggi itu. Dua duanya yaitu kenaikan pada Jumat dan Minggu selalu didahului dengan hari tanpa penambahan terinfeksi. Kamis 2 April 2020, Gubernur Jatim Khofifah Indarparawansa, mengumumkan hari itu tidak ada penderita baru. Namun Jumat keesokan harinya Corona muncul lagi dengan menggandeng 49 penderita baru masuk rumah sakit. Pada Minggu ini juga begitu, Sabtu kemarin, Khofifah dalam keterangan persnya, mengumumkan tidak ada penderita baru.
Namun demikian ada kabar yang sedikit menggembirakan. Dari jumlah mereka yang terinfeksi, hari ini diumumkan ada delapan pasien yang dinyatakan sembuh. Jika digabung dengan hari sebelumnya maka hingga Minggu 5 April, sudah 38 orang yang sembuh. Sementara yang meninggal tidak ada penambahan tetap 14 orang. (hpo)
