Bupati Sampang Turun Langsung Memberikan Bansos Dan Kunjungi M.Fahri Lahir Tanpa Anus

Bupati Sampang H. Slamet Junaidi bersama Forkopimda dan OPD saat kunjungi M.Fahri lahir tanpa anus di Desa Bs.tu Rasang

CB, SAMPANG –  Di Bulan Suci Ramadhan Bupati Sampang H. Slamet Junaidi bersama rombongan Forkopimda dan OPD turun langsung ke masyarakat guna untuk memberikan bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat miskin sekaligus kunjungi M. Fahri bocah 6 tahun lahir tanpa anus di Desa Batu Rasang, Kecamatan Tambelangan, Kabupaten Sampang pada Rabu (06/05/20) kemarin.

Sebagai bentuk keperdulian Bupati terhadap warganya ia turun langsung ke bawah selain memberikan bantuan sosial  bantuan ia juga ingin mengetahui secara langsung titil-titik permasalahan yang ada di bawah.

Pada saat itu ada beberapa temuan dan permasalahan yang harus di perhatikan, ada masyarakat yang benar-benar tidak mampu tetapi mereka tidak menerima bantuan, ada pula bantuan yang diatasnamakan keluarganya sehingga tak sampai ke tangan yang bersangkutan.

Dengan hal tersebut di sebabkan karena yang bersangkutan tidak mempunyai identitas lengkap, seperti halnya tidak memiliki kartu keluarga dan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Mengetahui hal tersebut, saat Bupati Sampang H. Slamet Junaidi kunjungi M. Fahri bocah yang terlahir tanpa anus di Desa Batorasang, Kecamatan Tambelangan tak segan-segan menyemprot tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Ia juga mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pihak rumah sakit di daerah Surabaya untuk melakukan tindakan medis, terlebih saat ini, M. Fahri diketahui sudah melakukan proses medis berupa operasi tahap pertama, dengan harapan bocah laki-laki tersebut dapat menjalani kehidupan dengan normal.

“Tentunya pemerintah hadir untuk memberikan hak kesehatan yang sama dengan masyarakat lainnya,” tambahnya.

Tak hanya itu, pihaknya juga menjanjikan keluarga M. Fahri segera mendapatkan bantuan sosial dan tempat tinggal yang layak dan akan berkoordinasi dengan kepala desa setempat, hal tersebut setelah melihat kondisi rumah keluarga M. Fahri.

“Untuk kepala desa setempat tadi sudah diinstruksikan untuk berkoordinasi dengan dinas terkait untuk proses pendataan bantuan, termasuk BLT dari Dana Desa, Karena BLT ini hanya berjalan tiga bulan, maka selanjutnya akan dialihkan kepada BPNT”, ucap Ba Idi sapaan akrapnya

Ia juga mengatakan, bahwa pihaknya bersama Forkopimda dan OPD dilingkungan Pemkab Sampang beberapa hari terakhir turun langsung ke berbagai lapisan masyarakat untuk menjaga komunikasi dalam upaya meminimalisir sebaran virus corona atau covid-19 di Kabupaten Sampang, termasuk proses pendataan penerimaan bantuan sosial pada saat ini.

“kami sengaja turun langsung ke masyarakat untuk melihat secara utuh, apakah bantuan dari pemerintah sudah tepat sasaran atau sebaliknya, jangan sampai ada tumpang tindih bantuan, karena masih banyak warga kami yang juga membutuhkan”. pungkasnya (die)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *