CB, SURABAYA – Berhasilnya acara Lumbung Pangan Jatim yang digelar di Jatim Expo, tidak lepas dari dukungan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jawa Timur selaku penyedia stok bahan pangan.
“Kami mensupport program dari ibu Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang sangat bagus ini. Kami melakukan dukungan mulai dari perencanaan, pembuatan regulasi, dan pelaksanaan,” kata Hadi Sulistyo, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur.
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur menyiapkan stok pangan dan membantu menyediakan stok yang diambil dari gapoktan-gapoktan di Jawa Timur.
Di Lumbung Pangan tersebut menyediakan aneka sembako yang dijual dengan harga murah di bawah harga pasar. Misalnya, beras dijual dalam kemasan lima kilogram dengan harga mulai Rp 53.500 hingga Rp 57.700.
Sedangkan telur ayam bisa diperoleh warga masyarakat dengan harga Rp 21.500 per kilogram, lalu untuk minyak goreng bisa dibeli dengan harga Rp. 11.500 per liter, dan bawang putih dijual dengan harga Rp 21.000 per kilogram.
Tidak hanya itu Lumbung Pangan Jatim juga menyediakan ayam beku dengan harga Rp 26.000 per kilogram, serta gula yang dijual dengan harga lebih murah dibandingkan dengan harga pasar yaitu Rp 12.500 per kilogram, serta ikan fillet dori dengan harga Rp 35.000 per kilogram. Masing-masing juga bisa dibeli secara online melalui aplikasi website lumbungpanganjatim.com.
Sementara itu untuk pemesanan lewat WA bisa diakses warga kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo dan Kabupaten Gresik di nomor 08113340033. Pemesanan bisa dilakukan setiap hari pada jam kerja mulai pukul 09.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB. Begitu mengakses atau mengirim pesan ke nomor tersebut maka sistem Customer Service (CS) akan memberikan panduan pada calon pembeli. Selain itu dalam profile WA nomor tersebut juga tersedia katalog sembako yang bisa dibeli lewat sistem COD atau bayar ditempat. Hanya yang ada di katalog tersebut yang bisa dipesan lewat sistem COD ini.
Kegiatan Lumbung Pangan Jatim ini juga didukung oleh beberapa dinas terkait, termasuk Polda Jatim dan Kodam Brawijaya.
“Dengan dukungan beberapa dinas terkait tersebut maka Lumbung Pangan Jatim akan sukses,” jelas Hadi Sulistyo. (ncs)
