SPBU Sentul Di Duga Ada Main Dengan Pihak Pengecer, Masyarakat Umum Merasa Dipersulit Ada Apa?

CB, LUMAJANG – semaraknya perbincangan masyarakat luas terkait pelaturan SPBU PT Pertamina sentul kecamatan Sumbersuko kabupaten lumajang jawa timur terkesan ada main dengan pihak pengecer khususnya BBM premium.

Salah satu petugas yang mengaku ketua yang enggan disebutkan namanya bahkan tidak bersedia dikomfirmasi oleh awak media hanya mengatakan bahwa pihak pertamina kepada SPBU harus mencapai target sehingga konsumen umum atau pengendara sepeda motor ditolak jika tidak memilki Aplikasi menurutnya karena ini adalah pelaturan baru dari pemerintah,”tuturnya.

Larangan pembelian Bahan bakar (BBM)yang memakai jurigen ini ramai diperbincangkan  publik akhir akhir ini

bahkan dimedia sosial dikabupaten lumajang disebut mengalami kesulitan menyuplai pembelian bahan bakar (BBM) jenis premium ini menjadi pertanyaan bagi masyarakat -pegunungan pihaknya tidak tahu cara bagaimana tetapi bagi mereka pengkulak/pengecer premium sangat mudah didapat walaupun puluhan liter bahkan kadang habis membeli pulang datang lagi, petugas SPBU ketika ditanyak jawabnya tidak tahu ini yang tidak masuk diakal apa gunanya terpasang CCTV menurut ketua SPBU Sentul yang terpenting adalah target harus tercapai,”ungkapnya.

“masih menurut ketua SPBU sentul ketika awak media lakukan investigasi pak ketua ini awalnya menanyakan satu persatu tim investigasi kebetulan masih dalam satu organisasi yaitu FORJI forum organisasi jurnalist independen kami satu persatu menyebutkan nama saya Hardianto dari perwakilan Kabiro media Cahaya Baru, selanjudnya djaka pratama Kabiro  dari perwakilan media Apedsi.com, Nurhadi Kabiro dari perwakilan media global investigasi news.kami selaku tim organisasi dianggap ketiganya media tidak terkenal oleh yang menyebutkan dirinya  Sebagai Ketua, setelah itu ia mengeluarkan lembaran kertas putih menunjukkan setatus dirinya kepada wartawan bahwa ia sebagai pewenang dikantornya bahkan menunjukkan foto yang terpangpang didinding agar awak media tau kalau dirinya seorang mantan perwira,” terangnya kepada tim, sabtu (4/7).

Kedatangan awak media sebenarnya ingin penjelasan dari pihak SPBU kenapa bagi masyarakat umum ketika membeli BBM premium harus pakek Aplikasi yang melalui hanphone bagaimana bagi konsumen yang tidak memiliki aplikasi jawabnya pak ketua ini,” ya beli dipengecer yang ada dipinggir pinggir jalan mas..!! Apakah memang pelaturan SPBU Sentul seperti itu ini yang menjadi persoalan bagi masyarakat luas,”jelasnya.

Menurut Dodik selaku sales Retail Area malang ketika dikomfirmasi melalui Selulernya mengatakan kami tidak membedakan antara pengecer dengan pembeli umum jika ada pembeli yang pakek drum juriken atau tong segera laporkan nanti akan diberi sangsi kejadian seperti itu akan ditindak tegas,”ucapnya.

Menurut warga setempat yang enggan disebutkan namanya kebetulan tidak jauh dari lokasi SPBU tersebut sangat mengawatirkan dan resah dengan ramainya pengecer yang secara terang terangan dan terbuka menandon BBM premium dikendaraan R2 atau R4 didepan perumahan warga serta mengabaikan keselamatan terjadinya kebakaran lalu siapa yang akan bertanggung jawab.”jelasnya laporan reporter (har/tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *