CB, MAGETAN- Menjadi Direktur Utama PDAM Lawu Tirta Magetan terpilih, Choirul Anam melakukan Penandatanganan kontrak kinerja dan surat pernyataan sebagai Direktur Utama PDAM Lawu Tirta terpilih Kabupaten Magetan masa jabatan 2020-2025, Selasa (01/9/2020).
Bertempat di Gedung Surya Graha Magetan, penadatanganan disaksikan secara langsung oleh oleh Bupati, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, Seluruh Kepala OPD dan diikuti seluruh jajaran staf dan pegawai PDAM Lawu Tirta Magetan.
Bupati Magetan Suprawoto mengatakan, sesuai dengan ketentuanya Direktur PDAM tidak perlu dilantik, dan ini adalah sebuah perjanjian kinerja Dirut yang baru dengan Bupati selaku Pimpinan Daerah yang menaungi PDAM.
“Dirut PDAM tidak perlu dilantik, penandatanganan ini sebagai kontrak kerja dengan saya selaku pimpinan daerah, “kata Bupati Magetan Suprawoto.
Bupati menjelaskan,Calon terpilih Direktur Umum PDAM sah menjadi Direktur definitif setelah Pemkab Magetan Mengeluarkan Surat Keputusan (SK). “SK diberikan hari ini juga, “ujarnya.
Bupati berharap, dengan terpilihnya Direktur Umum baru, kedepan PDAM bisa semakin maju. Kepada seluruh jajaran PDAM agar mendukung siapa saja yang terpilih dan yang tentunya ini adalah orang yang terbaik untuk PDAM.
“Saya berharap agar PDAM betul-betul bisa maju dengan pimpinan yang baru, dan saya mohon agar seluruh jajaran PDAM turut mendukung,”terangnya.
Sementara itu, di tempat yang sama Direktur Umum PDAM terpilih Choirul Anam memgungkapkan bahwa, dirinya siap menyelesaikan setiap permasalahan yang ada di PDAM.
Menurutnya yang paling untama di PDAM adalah air baku, jika air baku itu bisa mencukupi yang lain bisa diatur dengan baik. Namun, karena pada saat musim kemarau yang mengakibatkan debit air turun, akan menjadikan sebuah pekerjaan rumah (PR) yang harus diselesaikan oleh PDAM.
“Permasalahan utama di PDAM adalah air baku, insyaallah dengan air baku yang cukup pelayanan pelanggan, keluhan pelanggan, dan cakupan pelayanan akan meningkat, jadi itu kuncinya dan kebetulan ini juga lagi musim kemarau ada penurunan debit, dan itu nanti yang akan jadi PR saya, ” katanya.
Choirul Anam menyampaikan, untuk terus memaksimalkan pelayanan air pada pelanggan meskipun pada musim kemarau, tahun depan PDAM akan mengusahakan membangun 3 sumur guna menambah kapasitas debit air yang dibangun pada tiga titik.
“Insyaallah tahun ini kami bangun sumur ujicoba untuk meningkatkan kapasitas debit air, 1 di Mojopurno, 1 di Klumpit dan 1 di Banjarmlati, jadi akan kami selesaikan permasalahan PDAM ini sedikit demi sedikit,” tutupnya. (ton/nanda)
