CB, Surabaya – Seorang bandar sabu di Surabaya kembali ditembak mati oleh anggota Satnarkoba Polrestabes Surabaya, karena melawan petugas pada saat hendak ditangkap.
Pelaku berinisial F asal Jawa Timur. Pelaku F merupakan pemasok puluhan kilogram sabu ke wilayah Jawa Timur.
Pria berusia 32 tahun tersebut, diketahui memasok sabu berjalan selama satu tahun dan masuk dalam daftar level 3 bagian pemasok di wilayah Madura, Malang, Surabaya juga Pasuruan.
Kasat Narkoba Polrestabes Surabaya AKBP Memo Ardian menjelaskan, pelaku F ini adalah juga ternasuk dari jaringan Pelaku narkotika yang berhasil tertangkap lebih dulu dan ditengarai juga terlibat jaringan Internasional.
“Barang bukti yang kita amankan mencapai puluhan kilo gram. Kalau dibilang levelnya dia ini sudah level 3 bagian pemasok dan bekerja selama 1 tahun,” kata Memo Ardian, Minggu (13/9/2029).
Namun, Memo belum merinci jumlah sabu yang diamankan oleh Unit Idik I itu serta dari mana asal sabu yang diedarkan kebebarap wilayah oleh pelaku ini.
“Detailnya, nanti pimpinan (Kapolrestabes) yang akan menjelaskan dalam giat press rilis,” sebut Memo.
Dijelaskan Memo, pelaku ini terpaksa ditindak tegas dengan ditembak mati karena berusaha kabur dan melakukan perlawanan pada saat akan dibekuk.
Tindakan yang dilakukan pelaku sangat membahayakan serta mengancam nyawa petugas sehingga ditindak tegas terukur.
Pelaku sempat mendapatkan pertolongan dengan dibawa ke rumah sakit, namun dalam perjalanan nyawanya tak tertolong.
Saat ini, kasus ini akan terus dikembangkan, petugas akan koordinasi bekerja sama dengan Polda Jatim, BNNP guna mengungkap jaringan level 2 hingga level 1. ( sis )
