Bupati: Angka Kesembuhan Covid-19 di Tulungagung Capai 92,19 Persen
CB, TULUNGAGUNG – Ditengah wabah Covid-19, peringatan Hari Jadi Kabupaten Tulungagung ke-815, dirayakan cukup sederhana akan tetapi sangat khidmat. Tidak seperti biasa, prosesi perayaan hari jadi di Pendopo Kongas Arum Kusumoning Bongso, Rabu (18/11), kali ini tak ada warga masyarakat yang berbondong-bondong dan berebut tumpeng raksasa (buceng lanang buceng wadon, red) usai perayaan tersebut.
”Delapan bulan berlalu, Tulungagung ikut menghadapi ujian wabah covid-19. Jadi, perayaan Hari Jadi Tulungagung kali ini cukup sederhana saja,”kata Bupati Tulungagung Drs Maryoto Birowo MM usai merayakan Hari Jadi Tulungagung ke-815 ini kepada Cahaya Baru.Kegiatan hari jadi ini, lanjut bupati, tak lain adalah upaya menghormati para jasa pendahulu atau leluhur pendiri
Kota Tulungagung pada 815 tahun silam. Sehingga, walaupun ditengah pendemi covid-19, yakni hari jadi tetap dilaksanakan. ”Alhamdulillah ditengah pendemi covid-19 pelasanaan Hari Jadi Tulungagung masih bisa terlaksana,”ujarnya.
Untuk mendorong percepatan ekonomi dan agar segera pulih kembali, lanjut bupati, tentunya harus tetap melakukan berbagai ikhtiar dan tetap bersatu padu serta bergotong royong adalah kunci utama. ”Tentu saja kami ingin mengajak seluruh warga masyarakat Tulungagung untuk bekerjasama atau berkolaborasi guna pemulihan perekonomian di Tulungagung,”paparnya.
Soal wabah covid-19, imbuh bupati, Kabupaten Tulungagung adalah kabupaten yang mendapat predikat terbaik di Jawa Timur, yakni perihal penanganan wabah covid-19 tersebut. ”Alhamdulillah lambat laun Kabupaten Tulungagung terus membaik. Alhamdulillah pula, angka kesemubuhan covid-19 ini mencapai 92,19 persen,”jelas Bupati Maryoto.(rul)
