Terapkan Prokes Ketat, KRM Masih Jadi Jujugan Wisatawan

CB, MAGETAN- Memasuki libur Natal dan tahun baru (Nataru) sejumlah tempat wisata yang ada di Magetan menjadi jujugan wisatawan baik dalam maupun luar daerah. Mengingat pada saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19, sejumlah tempat wisata itu diwajibkan menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) yang ketat.

Seperti di wisata Kebun Refugia Magetan (KRM) ini. Semua pengunjung diwajibkan mematuhi Prokes sebelum memasuki lokasi wisata. Memakai masker, mencuci tangan maupun menjaga jarak. Selain itu, sebelum masuk pengunjung juga harus dicek suhunya bedanya terlebih dahulu oleh petugas.

Dari pantauan awak media, wisata Kebun Bunga Refugia pada waktu pandemi ini masih terlihat ramai dan juga masih menjadi jujugan para wisatawan luar daerah.

Salah satunya adalah Andre, wisatawan asal Surabaya ini mengaku bahwa sebelum memasuki KRM, ia beserta rombongannya diharuskan melewati berbagai tahapan Prokes baru diperbolehkan masuk ke KRM.

“Untuk penerapan protokol kesehatanya ketat mas, tadi sebelum masuk wajib bermasker, mencuci tangan, juga di cek suhu tubuh. Menurut saya penerapan Prokesnya sudah bagus,” ujarnya kepada wartawan Cahaya Baru, Minggu, (27/12/2020).

Andre juga mengungkapkan, di KRM selain pemandanganya bagus dan suasananya yang sejuk dirinya juga menilai tiket masuk bisa dibilang murah dari tempat tempat wisata yang lainya sehingga bisa dijangkau oleh masyarakat menengah ke bawah.

“Ya lumayanlah mas harga tiketnya murah, pemandangannya juga indah, banyak juga spot buat fotonya, cocok untuk liburan beserta keluarga,” jelasnya.

Sementara itu dilain tempat, Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura Perkebunan dan Ketahanan Pangan (TPHPKP) Kabupaten Magetan, Ir Uswatul Chasanah menyampaikan bahwa penerapan Prokes ini sudah mulai dilakukan sejak awal dibukanya KRM pada saat wabah Covid-19.

“Ketika awal dibukanya wisata ini saat pandemi kita sudah terapkan Prokes ketat. Wisatawan wajib menerapkan 3M, ada banyak tempat cuci tangan yang dipersiapkan, di luar dan di dalam lokasi wisata juga ada, kita sudah menegaskan kepada para petugas kebun refugia akan penerapan Prokes,” terangnya.

Uswatul menambahkan, kedepannya agar terus bisa memberikan pelayanan yang terbaik bagi wisatawan DTPHPKP akan lebih memperbanyak spot foto serta mengadakan berbagai lomba atau event untuk menarik pengunjung didalam ataupun luar Magetan.

“Kita akan menambah, spot-spot foto sehingga akan jadi lebih banyak lagi. Selain itu juga secara berkala akan kami adakan lomba, misalnya kayak kemarin ada lomba video cinematic kreatif sehingga banyak wisatawan yang berkunjung,”tutupnya.(ton/nda)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *