Karyawan Apollo ‘Positif’ Covid-19, Manager ‘Lepas Tangan’

CB, TULUNGAGUNG – Sudah jatuh tertimpa tangga. Mungkin saat ini yang sedang dialami FEA, (28), warga Kelurahan Tamanan, Kecamatan Tulungagung, Kabupaten Tulungagung. Betapa tidak, maksud hati ingin kembali bekerja usai sembuh dari sakit asam lambung yang dideritanya, akan tetapi tak diizinkan masuk kerja dan disarankan untuk melakukan Swab Test terlebih dulu.

Mendapat saran dari Manager Apollo Super Mall itu ia pun langsung melakukan Swab Test di Rumah Bersalin Amanda, walau tanpa ada bantuan sepeser pun dari pihak Apollo Super Mall. Dan, setelah melakukan Swab Test, dirinya ‘dinyatakan’ positif oleh pihak rumah sakit dan hasilnya pun disodorkan ke Manager Apollo Super Mall.

Namun, apa kenyataannya, setelah mengetahui karyawannya dinyatakan positif Covid-19, FEA ini disuruh koordinasi atau memberitahukan pada pihak Puskesmas Kecamatan Tulungagung. Ironisnya, pihak manager ini berpesan pada dirinya agar tidak boleh mengatakan kalau ia bekerja di Apollo Super Mall. Dan, terhitung pada Rabu 28 April 2021 hingga 12 Mei 2021 diharuskan melakukan isolasi dan FEA pun kini di karantina di Rusunawa Jepun.

“Setelah anak kami dinyatakan positif Covid-19, kami sekeluarga memang shock dan saat ini anak kami sudah dikarantina di Rusunawa mas,” kata kedua orang tua FEA saat dikonfirmasi Cahaya Baru di kediamannya, kemarin.

Sementara itu, Ketua RT 01 RW 02 Kelurahan Tamanan, Aris, sangat menyesalkan tindakan pihak Apollo yang diduga lepas ‘tanggungjawab’. Mengingat FEA, yang juga sebagai warganya itu disarankan untuk melakukan Swab Test, akan tetapi tak diberi biaya sepeserpun oleh pihak Apollo.

“Saya rasa itu lepas tanggungjawab, karena menyuruh untuk Swab Test tapi dengan biaya sendiri. Dan anehnya, anak itu dilarang bilang pada pihak puskesmas kalau bekerja di Apollo,” jelas pria penghobi sepeda gunung ini usai menelpon pihak puskesmas.(Rul/Hsu)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *