Cegah Virus Corona, Peran Penting Linmas di Desa Tenggarejo Sangat Dibutuhkan

CB,TULUNGAGUNG – Selain RT dan RW, perlindungan masyarakat atau yang dikenal dengan sebutan Linmas ini harus dioptimalkan. Mengingat, Linmas merupakan warga masyarakat yang disiapkan dan dikenal pengetahuan serta keterampilan untuk memelihara Kamtibnas, penanganan bencana alam serta berpartisipasi dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

Untuk itu, upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia, Linmas khususnya di Desa Tenggarejo, Kecamatan Tanggunggunung, Kabupaten Tulungagung mengadakan bimbingan teknis penguatan dan peningkatan kapasitas tenaga keamanan serta ketertiban oleh pemerintah desa. Dalam acara tersebut dihadiri pula tiga pilar, yakni camat, Ndanramil dan Kapolsek setempat.

“Alhamdulillah kondisi di Desa Tenggarejo sangat kondusif dan rasa kepedulian masyarakatnya pada lingkungan juga sangat baik. Tentu semua ini tidak lepas dari peran penting Linmas Desa Tenggarejo,” kata Kepala Desa Tenggarejo, Mudjito kepada Cahaya Baru, kemarin.

Saat ini, lanjut Mudjito, yang perlu diwaspadai dengan merebak kembalinya Covid-19 atau virus corona. Untuk itu, Linmas Desa Tenggarejo untuk terjun mengedukasi masyarakat dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19.

“Menjelaskan bahwa kesadaran masyarakat tentang pencegahan virus corana masih perlu ditingkatkan. Sehingga diperlukan ketertiban seluruh Linmas untuk melakukan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat,” jelas Kades Mudjito.

Masih kata Mujidto, Linmas adalah garda terdepan untuk ikut mengawal penyebaran Covid 19 di desa. Sehingga peran penting Linmas di Desa Tenggarejo ini sangat dibutuhkan. “Jadi peran penting Linmas ini sangat dibutuhkan sekali,” paparnya.

Sementara itu, Camat Tanggung Gunung Pujito S.Sos, membenarkan jika saat ini masyrakat harus lebih waspada dengan Virus Covid-19. Mengingat dalam waktu dekat ini umat muslim menyambut datnga hari raya Idul Fitri. “Kami sangat berharap pada seluruh masyarakat di wilayah Kecamatan Tanggunggunung ini tetap waspada dan tetap mematuhi protokol kesehatan,” katanya.

Upaya mencegah virus corana, imbuh camat, diharuskan terbiasa cuci tangan memakai sabun di air mengalir atau antiseptik lain, serta menerapkan pola PHBS (Prilaku Hidup Bersih dan Sehat). “Semoga saja virus corana ini segera hengkang dari negeri ini dan semoga perekonomian juga segera pulih kembali,” ujar camat penuh harap. (Rul)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *