Wakil Ketua DPRD, Reni Astuti Apresiasi Kinerja Walikota Dan Wakil Walikota Surabaya 

CB, Surabaya – Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Reni Astuti menilai, kinerja Walikota Surabaya Eri Cahyadi dan Wakil Walikota Surabaya, Armuji selama memimpin Kota Surabaya masih dibatas positif.

Hal tersebut menanggapi kinerja Walikota dan Wakil Walikota Surabaya jelang 100 hari memimpin kota terbesar ke dua di Indonesia ini.

“Saya melihatnya apa yang sudah dirasakan dan dimanfaatkan terkait kinerja Walikota Surabaya jelang 100 hari yaitu, terkait pelayanan publik utama Eri Cahyadi mampu merubah main seat dari dilayani menjadi pelayan masyarakat.”ujarnya di Surabaya, Sabtu (29/05/21).

Reni Astuti menjelaskan, Eri Cahyadi mampu melakukan transformasi karakter kinerja, mulai dari tingkat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga level Kelurahan, dimana wajib melayani secara penuh warga kota Surabaya.

Kemudian pelayanan dibidang kesehatan, kata Reni Astuti, Eri Cahyadi berani melakukan terobosan dengan program ‘Jaminan Kesehatan Semesta’ dimana bisa menjawab persoalan yang sebelumnya kerap muncul seperti, jika warga kesulitan administrasi persyaratan berobat, kini hanya dengan menunjukkan KTP warga bisa langsung dilayani.

“Terobosan layanan kesehatan ini yang saya acungkan dua jari jempol, karena bisa memangkas birokrasi administrasi dibidang kesehatan masyarakat.”terang politisi senior PKS Kota Surabaya ini.

Lebih lanjut Reni Astuti mengatakan, dibidang layanan kependudukan, Walikota Surabaya milenial ini bisa menerapkan ‘one day service’ kepada warga, yang sebelumnya jika mengurus kependudukan sangat lama misalnya, harus sidang di pengadilan dan sebagainya, tapi sekarang ini dipermudah dengan hanya mengurus di tingkat Kecamatan atau Kelurahan.

Reni Astuti menambahkan, layanan publik yang semakin dekat dengan warga Kota Surabaya sudah bisa dirasakan oleh warga. Contohnya, dengan Walikota Surabaya mengantor di Kelurahan ini memperkuat kesungguhan Pemkot Surabaya dalam melayani masyarakat.

“Tinggal kita berharap kehadiran Walikota di kantor Kelurahan bisa diikuti pejabat Lurah, setelah Walikota Surabaya kembali fokus di Balai Kota. Jadi jangan sampai ketika Walikota berkantor di Kelurahan masalah warga selesai, namun saat tidak ngantor di Kelurahan masih ada persoalan warga jangan sampai seperti itu. ”tegasnya.

Reni Astuti kembali mengatakan, selaku Wakil Ketua DPRD Kota Surahaya, dirinya sering keliling di setiap kantor Kelurahan dan bertemu langsung dengan masyarakat, untuk kemudian menanyakan bagaimana kinerja layanan masyarakat ditingkat Kelurahan.

Sementara dalam penanganan Covid-19, jelas Reni Astuti, Walikota Surabaya dan Wakil Walikota terpilih sudah melakukan hal terbaik dalam penanganan Covid-19 di Surabaya. Ini terlihat dari mulai bergeliat nya roda perekonomian Surabaya, meski belum seluruhnya normal.

“Namun, dengan keberanian Eri Cahyadi dan Armuji membuka sektor bisnis dan wisata ini berdampak positif pada ekonomi Kota Surabaya. Hasilnya, ekonomi warga step by step sudah mulai pulih, serta sektor bisnis dan ritel juga sudah bergerak.”ungkapnya.(lang)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *