Terbongkar, Ganti Rugi Lahan TKD Pandu Sebesar Rp 1,6 Milyar Diduga Diselewengkan oleh kepala desa pandu

CB, Gresik – Meski sudah selesai, proyek pembangunan jalan tol Gresik – Krian yang melewati Desa Pandu Kecamatan Cerme Kabupaten Gresik Jawa Timur, masih menyisakan masalah di intern Desa Pandu. Anggaran pembayaran ganti rugi lahan Tanah Kas Desa (TKD) dari Bina marga sebesar Rp 1,6 miliar diduga diselewengkan.

Terkait dugaan itu, Kades Pandu Gunawan melalui musyawarah desa membagi habis uang ganti rugi tersebut yaitu Rp. 600 juta dibelikan tanah penggati sebelah barat desa Pandu seluas 6000 M2, Rp. 500 juta dibelikan tanah pengganti TKD seluas 7000 M2 sebelah timur desa Pandu, dan sisa Rp. 500 juta dialokasikan pembuatan taman di dusun Gatul desa pandu.

Namun dalam alokasi anggaran tersebut Rp. 500 juta untuk taman tidak terealisasi dan untuk tanah 7000 M2 dilaporkan ke desa seluas 1000 M2. Awak media menemukan indikasi penyelewengan uang ganti rugi pembebasan Tanah Kas Desa (TKD) “Dari anggaran itu harusnya digunakan untuk kepentingan desa supaya desa diuntungkan dari proyek ganti rugi tanah TKD pandu menjadi tol.

Dari keterangan salah satu warga menyampaikan bahwa uang Rp. 500 juta untuk pertamanan dialihkan untuk pemasangan PDAM warga Sebasar Rp. 300 juta dan yang 200 juta tidak tau kemana.

Mendapati keterangan warga seperti itu awak media coba mendatangj kantor desa pandu untuk menemui gunawan selaku kepala desa pandu, namun sayangnya sampai 5 kali awak media datang ke desa pandu tidak bisa menemui gunawan dan bahkan di hubungi melalui seluler pun tidak di angkat.

Karena pentingnya untuk pemberitaan awak media menemui salah satu perangkat desa pandu sebut lukman, perangkat yang menjabat sebagai bayan itu saat di mintai keterangan menjelaskan memang untuk pembangunan taman desa di dusun gatul desa pandu kecamatan cerme gresik sampai saat ini belum laksanakan dan tidak tau apa sebabnya

” Memang benar mas, kalau untuk taman desa di dusun gatul sampai saat ini belum di bangun gak tau apa sebabnya ” ungkap laki – laki tinggi besar itu dengan santun pada kamis ,(17/06/2021) saat mendatangj kantor desa yang ke empat kalinya.

Awak media tidak berhenti sampai di situ saja, mendapati jawaban seperti itu dari keterangan bayan lukman, awak media coba menghubungi inspektorat kabupaten gresik edy hadisiswoyo melalui sambungn seluler dan pesan whatsaap , tapi sayangnya kepala inspektorat belum bisa memberi jawaban di karenakan masih dalam pengobatan (sakit)

Sampai berita ini di turunkan kades pandu Gunawan tidak bisa di hubungi oleh awak media terkait konfimasi ganti rugi tanah TKD yang menjadi pembicaraan masyarakat Pandu dan sekitarnya.(tof/tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *