BPJS Kesehatan Bojonegoro Jangkau Warga Pedesaan Lewat Layanan Keliling

CB, Bojonegoro – Guna mengurangi layanan tatap muka di kantor, BPJS Kesehatan Cabang Bojonegoro melakukan pelayanan keliling Mobile Customer Service (MCS). MCS dibuka kembali sejak tanggal 17 Mei 2021 dengan mekanisme pelayanan tatap muka drobox di masing-masing Balai Desa.

Kunjungan MCS Kantor Cabang Bojonegoro dapat menjangkau sebanyak 150 KK dan 200 jiwa per minggunya. Kegiatan ini dilakukan dua kali dalam seminggu di tiap-tiap desa. Target dua desa setiap hari maksimal kunjungan 75 peserta ternyata mampu mengurangi kunjungan antrean tatap muka di Kantor Cabang.

BPJS Kesehatan sendiri sebenarnya punya beberapa kanal layanan online seperti aplikasi Mobile JKN, Care Center 1500 400 serta layanan Pandawa. Namun masih banyak peserta JKN wilayah Kabupaten Bojonegoro yang belum bisa menjangkau dan merasakannya. Salah satunya karena akses jaringan serta jarak tempuh yang sulit diakses.

“Pelayanan MCS meliputi Perubahan Identitas (nama/alamat/tanggal lahir) dari seluruh segmen, Update Data Kepesertaan (PNS/TNI/POLRI), pendaftaran peserta PBPU (Pekerja Bukan Penerima Upah) atau sering dikenal dengan peserta mandiri, pendaftaran bayi baru lahir PBIN (Penerima Bantuan Iuran Nasional) tahun kelahiran 2020 sampai dengan 2021,” kata Petugas MCS BPJS Kesehatan Kantor Cabang Bojonegoro, Vivien Novarina

MCS dilakukan tetap dengan protokol kesehatan dengan batasan kunjungan peserta. Harapannya peserta dapat mengerti dan memanfaatkan kanal digital serta lebih mudah dalam pelayanan administrasi kepesertaan.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Kantor Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro Agung menyambut baik adanya program MCS dari BPJS Kesehatan ini.

“Pelayanan MCS mampu menggerakkan antusias peserta khususnya di daerah sehingga warga merasa dimudahkan akan pelayananan ini,” katanya.

Ia berharap ke depannya pelayanan BPJS Kesehatan bisa semakin menyentuh hati masyarakat Kabupaten Bojonegoro terutama dalam pemberian pelayanan dan informasi terbaru mengingat Kabupaten Bojonegoro sudah mencapai Kepesertaan UHC sebesar 97,13%.(RED/AJ).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *