Kondisi Rumah Memprihatinkan, Warga Wonorejo Ini Tak Terima Bansos

CB,TULUNGAGUNG – Slamet (56), warga Desa Wonorejo, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung ini tak seberuntung warga lainya. Betapa tidak, kondisi rumah yang ditempati kesehariannya itu sangat memprihatinkan. Dan, rumah yang berukuran 4 kali 4 dengan dinding yang terbuat dari bambu ini sudah termakan usia, bahkan nyaris roboh.

Namun, pria yang kondisi kesehatannya kurang begitu baik ini, terlihat masih semangat demi memenuhi kebutuhan dua anaknya itu, yakni sebagai tukang permak baju dan celana. Namun, sungguh ironis, setelah anak keduanya itu lulus sekolah, Slamet selaku keluarga penerima PKH ini tiba-tiba di stop alias tidak lagi menerima bantuan.

Tidak itu saja, saat negeri ini diterpa Covid-19, tak satu pun Bantuan Sosial (Bansos) yang telah digelontorkan Pemerintah Pusat itu menghampirinya. Padahal, bila melihat kondisi rumah dan kondisi perekonomian yang pas-pasan itu, sangat layak mendapat haknya, yakni bantuan sosial tersebut. Dan, bagaimana pula dengan program bedah rumah yang telah digaungkan pemkab, pemprov hingga Pemerintah Pusat yang tak mampu menyentuh rumah Slamet ini?

“Sak sampune anak Kulo engkang nomer kalih niku lulus sekolah, PKH langsung dipun stop (Setelah anak saya yang nomor dua itu lulus sekolah, PKH langsung di stop,” kata Slamet saat dihubungi Cahaya Baru dirumahnya, Sabtu (03/07).

Sementara itu, Ketua LSM Cakra Totok Yulianto menyesalkan pihak-pihak terkait yang terkesan tutup mata. Padahal, rumah Slamet ini sendiri berada di depan jalan raya, tapi tak terdeteksi oleh pihak-pihak terkait. “Sungguh ironis memang, bila melihat kondisi pak Slamet tapi tidak menerima bansos,” kata Totok singkat.(Khairul)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *