Komisi D DPRD: PKKM Darurat Harus Ditinjau Dampaknya

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat diwilayah Surabaya sudah dipenghujung masa berlakunya, pada 20 Juli 2021.  PPKM Darurat dilakukan sebagai upaya pemerintah untuk menanggulangi penyebaran virus covid-19, yang trend kenaikannya tinggi. Namun sampai sekarang belum juga menunjukkan tanda penurunan. Kondisi tersebut membuat pemerintah pusat mempertimbangkan masa PPKM Darurat untuk diperpanjang.

Terkait hal itu anggota Komisi D DPRD Surabaya Cahyo Siswo Utomo, menyampaikan catatan yang harus dijadikan bahan pertimbangan pemerintah.

Sekretaris DPD PKS Kota Surabaya tersebut mengatakan, dampak sosial ekonomi harus menjadi perhatian besar pemerintah. “Lantaran banyaknya sektor ekonomi yang benar-benar harus diketati bahkan ada yang tidak beroperasional. Ini harus benar-benar diperhatikan dampaknya “ ungkapnya.

Selain dampak sosial ekonomi Cahyo menyoroti kebijakan penyekatan jalan. Sebab tidak sedikit petugas yang berjaga tidak mengetahui siapa yang boleh melintas dan siapa yang dilarang.

“Mereka banyak yang tidak tahu mana sektor esensial dan kritikal dan mana sektor non esensial yang tidak boleh. Sehingga terjadi kasus nakes dilarang melintas,” terangnya.

Masalah ini harus perhatikan serius. Jangan sampai kebijakan tersebut menjadi penghambat para tenaga kesehatan menjalankan tugasnya.

Cahyo juga mendorong pemerintah kota supaya menyediakan banyak rumah sakit darurat untuk menangani pasien Covid-19 yang jumlahnya belum turun.

“kami mengapresiasi langkah Pemkot dalam pembangunan RSLT, meskipun ada kendala dalam penyedian tenaga kesehatan “ urainya.

Akan tetapi, melalui fungsi legislatif pihaknya akan terus mendorong pemerintah kota untuk terus berkomunikasi dengan pihak provinsi daan kementerian kesehatan untuk menambah tenaga medis.

“Akan kami dorong terus, karena ini harus ada kerjasama antara Pemkot, Pemprov hingga kementerian kesehatan“ pungkasnya.(lang)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *