Inspektorat Tulungagung Sebut Kasus APBDes Desa Banyu Urip Sudah Ditangani Kejaksaan

CB, TULUNGAGUNG – Dengan adanya keterbukaan informasi publik dari Kementrian Desa (Kemendes), satu persatu ‘carut-marut’ kinerja Pemerintah Desa (Pemdes) sedikit terkuak oleh sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), setempat. Tak pelak, laporan dari LSM di Kota Marmer ini pun menjamur di APH (Aparat Penegak Hukum) di daerah, provinsi hingga APH Pusat.

Diantaranya, berbagai kasus carut-marut penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), BST Kemensos dan BST Pemprov hingga penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) yang diduga rawan penyimpangan.

Kepala Desa Banyu Urip, Kecamatan Kalidawir, Kabupaten Tulungagung, Sugiatno ini misalnya, telah dilaporkan oleh LSM di Kejaksaan Tulungagung, yakni terkait penggunaan APBDes. Namun, hasil informasi yang didapat cahayabaru.id, yakni kasus Kades Banyu Urip ini telah dilimpahkan pada inspektorat setempat. Bahkan, beredar kabar, sejumlah saksi juga sudah dimintai keterangan oleh Inspektorat Pemkab Tulungagung.

Namun saat dikonfirmasi cahayabaru id, Kepala Inspektorat Pemkab Tulungagung, Tranggono, mengatakan bila kasus Kades Banyu Urip yang dilaporkan LSM ke Kejaksaan itu sudah ditangani oleh Kejaksaan. Sehingga pihak Inspektorat tidak memiliki hak untuk memeriksanya. “Untuk kasus Kades Banyu Urip sudah ditangani Kejaksaan,” kata Tranggono pada cahayabaru.id saat di DPRD Kabupaten Tulungagung, Kamis (09/09).

Namun, ironisnya, saat disinggung soal beberapa saksi yang sudah dipanggil oleh Inspektorat itu, Tranggono tidak menampik alias ia mengakuinya. Namun demikian, dirinya tidak tahu menahu kalau para saksi sudah diperiksa oleh kejaksaan. “Betul mas, tapi saat itu saya tidak tahu kalau para saksi sudah dipersiksa kejaksaan. Sesuai aturan, kalau kasus sudah ditangani kejaksaan kita tidak memiliki wewenang untu memeriksanya,” jelas Tranggono yang terlihat tergesa-gesa sembari mengatakan bila dirinya mau mengikuti rapat di kantor DPRD Tulungagung, itu.(Khairul/Hsu)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *