Camat Wringinanom : Pelayanan Prima Dan Prioritaskan Aspirasi, Selama 9-10 Tahun Ini Dampak Sungai Kali Afur Belum Tersentuh

CB, GRESIK – Tradisi mutasi dikalangan pejabat fungsional dan/atau struktural, telah menjadi kebijakan Bupati/wakil Pemerintah Daerah (Pemda) kabupaten Gresik yang baru beberapa bulan lalu dilantik, atau belum genap setengah tahun berjalan masa kerjanya.

Sayib, SP, M.MA, adalah satu diantara pejabat struktural Pemda kabupaten Gresik, per/awal September 2021 berkedudukan sebagai Camat Wringinanom dari yang sebelumnya 7 tahun menjabat sebagai Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Balong Panggang.

Sayib, SP, M.MA, ditemui diruang kerjanya, Kamis (23/9/2021) terlontar beberapa point pernyataan tentang apa yang sudah dilakukan semenjak awal dirinya menjabat sebagai Camat Wringinanom pada sesi perkenalan dan tanya jawab bersama awak media Cetak & Online Cahaya Baru.

Apa yang akan menjadi prioritas dari Sayib, SP, M.MA selaku Camat Wringinanom yang baru dalam melangsungkan roda pemerintahan tingkat kecamatan, sebagai pertanyaan dari awak media.

Melanjutkan apapun dari kinerja pimpinan pemerintahan kecamatan Wringinanom yang sebelumnya, membenahi dan menyempurnakan atau memaksimalkan bila terdapat hal-hal yang dirasa perlu dilakukan, tutur Sayib, SP, M.MA.

Pelayanan prima sebagai tujuan utama bagi saya selaku Camat atau pimpinan pemerintah kecamatan Wringinanom beserta seluruh perangkatnya, tutur Sayib SP, M.MA, dan sekaligus menjadi prioritas kinerja bagi saya untuk saat ini, tandasnya.

Diluar materi pertanyaan dari saya, mengingat waktu yang sempit menjelang akan tutupnya jam kantor, hal atau perihal apakah yang perlu Pak Camat Wringinanom kemukakan ke Cahaya Baru atau kepublik, tanya awak media.

Mengingat lebih kurang 6-8 bulan lagi masa jabatan saya sebagai tenaga struktural Pemda kabupaten Gresik, atau akan memasuki masa pensiun, tentunya akan melaksanakan tugas-tugas pokok sebagai pelayan masyarakat dengan sebaik-baiknya, tutur Sayib, SP, M.MA kepada awak media.

Apakah sudah terjalin komunikasi dengan para Kepala Desa (Kades) di seluruh wilayah kecamatan Wringinanom, dan/atau telah menghasilkan mufakat apa, tanya awak media melanjutkan wawancara.

Benar, sudah ada komunikasi yang kita laksanakan bersama seluruh para Kades sewilayah Wringinanom yang telah menjadi aspirasi dan kesepakatan dalam pertemuan tersebut bahwa akan memprioritaskan penyelesaian dampak dari Sungai Kali Afur, jawab Camat Sayib, SP, M.MA.

Selama lebih dari 9-10 tahun Sungai Kali Afur belum pernah tersentuh dalam penyelesaiannya, ungkap Sayib, SP, M.MA. Kedepan, menjadi besar harapan bagi semua pihak tentunya, atas perhatian dari Pemda Kabupaten Gresik dalam penyelesaiannya yaitu minimal dengan normalisasi Sungai Kali Afur, harapnya.(Sub)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *