CB-Lumajang, Pelatihan Kader bertempat di Desa Munder Kecamatan Yosowilangun Kabupaten Lumajang yang telah dilaksanakan pertemuan rutin dilanjutkan pelatihan kader tentang balita stunting yang dikuti oleh seluruh puluhan anggota dengan Narasumber dr,Asih Retno Wulandhari,SpA. Sabtu 20/11/21.
Kegiatan diawali dengan laporan penyelenggara oleh Kades Munder Samsul Hadi,ST yang menyampaikan tujuan kegiatan
diadakan untuk mencegah stunting dan menangani stunting, meskipun Desa Munder bukan lokus stunting tetapi dalam kegiatan ini untuk antisipasi masyarakat,”tuturnya.
Hadir sebagai narasumber adalah dr,Asih Retno Wulandhari.SpA, menyampaikan pengertian stunting dan strategi stunting dengan pendekatan terhadap seluruh tahapan siklus manusia, stunting merupakan pertumbuhan fisik tinggi badan yang tidak normal sesuai umur, stunting atau bahasa lainya adalah Gizi buruk kronik merupakan kondisi gizi buruk yang dialami semasa balita yang memiliki dampak buruk bagi tumbuh kembang anak,”ucapnya.
Masih menurut dr, Asih RW,SpA deteksi dini stunting pada balita merupakan salah satu upaya meningkatkan kualitas anak dan bagian dari tugas para kader kesehatan, oleh karena itu diharapkan pemahaman dan keterampilan kader dalam melakukan deteksi dini stunting,” imbuh dr,Asih.
Menurut dr,Asih Retno Wulandhari,SpA kegiatan ini masih tahap kedua seharusnya dalam satu tahun kegiatan ini dua kali diadakan, tetapi karena masih terbentur dimasa pandemi covid-19 jadi selama ini hanya masih berjalan tahap kedua saja,”ucapnya.
Harapan warga masyarakat Desa Munder sendiri sangat berharap agar kegiatan ini tetap dilaksanakan rutinan tepat waktu, menurut dr, Asih RW,SpA juga mengatakan bahwa harapan masyarakat adalah tindakan agar benar benar memahami,
Berdasarkan data tersebut Desa Munder masuk dalam kategori kejadian stunting serius sehingga jumlah 14 anak balita dari 200 anak yang mengalami gizi buruk atau garis merah, ini perlu sangat diperhatikan,”sebut dr,Asih kepada awak media.
Pelatihan kader yang diikuti oleh puluhan kader Posyandu dan kader PKK ini di pimpin langsung oleh ketua Tim Penggerak PKK Desa Munder Ny. dr.Yana Syamsul Hadi dengan Narasumber dr.Asih Retno Sp.A dari RS Dr.Haryoto Lumajang ini di ikuti oleh 42 kader dan 16 kader dipersiapkan khusus untuk pendampingan ” Stunting” .
Selanjutnya Kepala Desa Munder memaparkan bahwa menyatakan Komitmen Bersama menuntaskan Stunting sampai dengan Nol Persen untuk seluruh Balita di Desa Munder ini yang di kuatkan oleh ketua tim penggerak PKK Ny.dr.Yana Samsul Hadi yang mengatakan agenda berikutnya kami akan turun langsung ke lapangan memantau semua Balita yang ada di Desa Munder secara intensif selama 6 bulan,laporan reporter cahaya baru,” (Hardy)
