Toko CV Logam Makmur Kecewakan Konsumen, Kirim Barang Tak Sesuai Pesanan

CB, TULUNGAGUNG – Pranto (41), warga Desa Pakisaji, Kecamatan Kalidawir, Kabupaten Tulungagung ini merasa dirugikan oleh toko besi CV Logam Makmur. Pasalnya, saat pemilik bengkel las ini memesan besi galpalis dengan ukuran 0.9 dengan jumlah 30 batang serta beberapa item barang lainnya via WhatsApp pada, Rabu (01/12), namun barang yang datang tidak sesuai pesanannya.

Saat itu, dirinya merasa curiga dengan ketebalan besi galpalis yang dipesannya dan iapun mengukur ketebalan besi itu dengan alat sketmat (digital caliper, red), ternyata ukuran besi yang dipesannya itu ketebalannya hanya 0.6.5. Padahal, dirinya jelas-jelas sudah memesan besi itu dengan ukuran 0.9.

Dan, usai mengukur besi yang dipesannya itu, iapun terkejut, besi yang dipesan itu ketebalannya hanya 0.6.5. Padahal, dalam bon faktur dari Toko CV Logam Makmur tertulis jelas, yakni ukurannya GK 40x40x0.9 sebanyak 30 batang dengan harga Rp.102.500 per batangnya, dan jumlah keseluruhannya Rp. 3.075.000.

Karena barang yang diantar tidak sesuai dengan pesanannya, akhirnya Pranto pun mendatangi Toko CV Logam Makmur sembari membawa potongan besi galpanis itu.

“Saya sangat terkejut setelah Besi galpanis yang saya pesan dari toko besi CV Logam Makmur itu ternyata ketebalannya hanya 0.6,5. Padahal jelas sekali saya memesan besi galpanis ukuran 0.9 dan difaktur bon dari toko juga tertulis ukuran GK 40x40x0.9,” jelas Pranto kepada cahayabaru.id sembari menunjukkan bonnya itu.

Akan tetapi, lanjut Pranto, ia semakin tambah kaget lagi setelah ia datang di toko yang jauh dari rumahnya itu mendapat jawaban yang kurang memuaskan, bahwa besi itu dari pabrik ukurannya sudah seperti itu alias sesuai yang dikirim oleh pihak CV Logam Makmur.

“Setelah saya sampai di toko, jawabnya kalau besi dari pabrik itu memang ukurannya sudah seperti itu. Jadi saya sangat kecewa, apalagi hampir satu tahun saya berlangganan belanja besi galpanis dan seng gapalum di toko besi CV Logam Makmur, tapi baru kali ini ada masalah. Apalagi setiap barang itu datang, saya pun langsung membayar sesuai apa yang saya pesan,” kata Pranto dengan nada kesal.

Sementara itu, Didik, salah satu karyawan toko besi CV Logam Makmur yang berlokasi di wilayah Kecamatan Kedungwaru dan saat dikonfirmasi cahayabaru.id, Senin (06/12), tak menampik kalau yang dipesan Pranto itu tidak sesuai ukuran yang dipesannya. Namun, menurutnya, besi yang dikirim oleh pihak Toko CV Logam Makmur itu hanya meneruskan dari pabrik saja.

“Memang benar mas, sesuai faktur bon yang tertulis 0.9 dan yang dikirim 0.6,5. Tapi, dari pabrik datangnya ya seperti itu,” kata Didik, singkat.(rul)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *