CB, Gresik – Jembatan jalan penghubung kacangan gluran ploso yang melintasi Sungai lamong, tiba tiba mengalami penurunan di bagian BORE PILE ( tiang penyangga paku bumi) tengah.Amblesnya tiang jembatan diperkirakan pada pukul 15:15 wib, beruntung pengguna jembatan sepi pada saat itu yang lewat.
Paku bumi ( Bore pile ) atau juga disebut tiang pancang penyangga suatu kontruksi bangunan ditancapkan pada tanah sampai ditemukan tanah keras bertugas memikul beban jembatan atau pun bangunan.
Kejadian penurunan tiang penyangga tengah pada jembatan tersebut cukup cepat, dalam kejadian tersebut tidak ada kendaraan truk bermuatan yang melintasi ( kondisi sepi). Sehingga tidak ada korban dalam kejadian tersebut.
Warga masyarakat disekitar jembatan menuturkan ” Hanya mendengar suara seperti suara kayu patah ( clarrrr..heerrpp) itu saja, sambil berjalan kearah sumber suara dan didapati jembatan turun hampir menyentuh air sungai Lamong. ” Tutur warga.
Pada saat kejadian apakah ada warga yang melintas jembatan, informasi yang dihimpun awak media ada salah satu warga bengkelo yang melintas namun alhamdulillah ibu ibu tersebut tidak apa2.” Ujar warga
Camat suryo wibowo langsung datang ke lokasi kejadian amblesnya jembatan bersama jajaran muspika benjeng, guna mengamankan lokasi.
Camat suryo menuturkan ” Turunnya tiang penyangga jembatan tersebut, faktor alam yang mengakibatkan amblesnya tiang penyangga. Secara teknis nanti tim teknis pemerintah kabupaten yang mengetahui penyebabnya dan sudah sampaikan melalui seluler.
Kejadian tersebut sudah langsung di laporkan ke bupati Fandi ahkmad yani melalui tlp whashapp oleh Camat suryo saat tu juga.
Nah untuk saat ini kita himbau pada masyarakat agar tidak mendekati jembatan, dikhawatirkan jika ada hujan di hulu kali lamong serta ada peningkatan debit air, maka menjadi berbahaya untuk warga masyarakat. ” Tegas camat suryo wibowo(tof)
