CB, Tanah Bumbu – Kementrian ESDM melalui Direktorat jendral ketenaga listrikan seharusnya memudahkan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan mengakses penyedia jasa penunjang serta mempermudah bagi masyarakat untuk mendapatakan LIT SLO ( sertifikat layak oprasi) sebagai sarat utama untuk mendapatkan persetujuan dari pihak PT. PLN (persero) tentang layaknya bangunan yg terpasang instalasi listrik tersebut untuk di pasang KWH meter.
Akan tetapi aplikasi sistim informasi usaha jasa penunjang ketenangan listrik LIT SLO ini malah lambat dalam akses aplikasinya ,sehingga membebani bagi masyarakat juga dengan adanya penambahan biaya yang sangat tinggi yg di bebankan kepada masyarakat yg ingin membuat sertifikat layak oprasi (SLO) biaya di hitung berdasar jarak jauh dekat bangunan yg mau di pasang listrik, LIT SLO membandrol harga untuk daya 900 va jarak dekat 260.000 sampai 360.000 klo jarak nya jauh misalkan daerah kelumpang tengah tergantung jarak ujar pelayan LIT SLO, kalau lokasinya jauh di tambah lagi biayanya, ungkapnya.
Aplikasi sistim yang baru si ujang GATRIK ini disinyalir sangat di keluhkan masyarakat yang ingin mendapatkan pelayanan sertifikat layak oprasi (SLO) yang begitu susah dan rumit pembuatannya SLO memakan waktu hampir lima hari baru dapat satu, kata samsul.
Padahal sistim yang baru si ujang GATRIK dilouchingkan untuk informasi usaha jasa penunjang pelayanan ketenaga listrikan, di rekomendasikan sebagai salah satu upaya pemerintah kementrian ESDM agar masyarakat mudah mendapatkan pelayanan,hemat biaya,tepat waktu salah satu upaya mendapatkan pelayanan yang cepat ,tepat, murah dan efisien / memenuhi kritera guna menjamin keselamatan di bidang kelistrikan yg tepat guna, namun sebaliknya sangat memberatkan bagi masyarakat serta banyak waktu yang terbuang, padahal warga masyarakat berharap pelayanan pasang baru listrik yang cepat dan mudah untuk mengurusnya,namun terganjal dengan rumitnya apkikasi sistim Lit siujang gatrk
Media ini saat bertandang ke gerai ppln LIT SLO menemukan ungkapan keluhan saudara Madi yang ingin mendapatkan pelayanan membuatan sertifikat layak oprasi (SLO) pulang pergi menempuh jarak yang begitu jauh dari desa cantung pamukan tengah untuk mendapatkan pelayanan pembuatan SLO belum juga di realisasikan, hampir menelan waktu satu minggu belum selesai, ungkapnya.(jhon)
