CB, Tanah Bumbu – Banyaknya warga diKabupaten Tanah Bumbu, khususnya para pemakai jasa pengiriman barang melalui JNT keluhkan buruknya pelayanan pengiriman paket.
Beberapa tahun yang silam seorang warga diTanah Bumbu pernah mengeluh karena terdapat seorang kurir JNT bernama Ahmad alias Kacong yang mengelapkan barang kiriman dari Jakarta.
Penerima barang menunggu selama 10 hari handphone yang dikirim dari Jakarta melalui JNT tersebut tak kunjung tiba.
Setelah sipenerima barang tersebut datangai kantor JNT Jalan Transmigrasi ternyata handphone tersebut dijual oleh seorang kurir JNT Batulicin.
Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya itu akhirnya sang kurir yang telah mencoreng nama baik JNT pun dijebeloskan kedalam penjara atas laporan penerima barang tersebut yang merasa dirugikan.
J&T merupakan jasa pengiriman yang tumbuh pesat di tengah trend jual beli online era ini.
Apalagi di masa pendemy tingkat belanja online masyarakat pun meningkat .
Warga yang belanja pun lebih suka menggunakan jasa pengiriman pengiriman barang mereka via jasa pengiriman yang cepat, salah satunya diantaranya adalah J&T.
Masih banyak orang yang menjadi pelanggan tetap J&T baik untuk pembelian maupun penjualan barang secara online, karena merasa puas seperti pengiriman paket yang tepat waktu dan di terima dalam keadaan baik, namun pelayanan J&T di Tanah bumbu ditengarai buruk dalam memberikan pelayanan, karena ada oknum karyawan/kurir yang bekerja tidak proffesional (tidak bertanggung jawab).
Pasalnya masih banyak warga Tanah Bumbu yang mengeluhkan kiriman paketnya tak kunjung datang, hal ini sudah sering terjadi dikantor J&T Tanah bumbu.
Tanpa melakukan konfirmasi kepada penerima paket, akan tetapi barang tersebut yang sudah sampai diTanah Bumbu pun langsung dikembalikan kepada fihak pengirim diSurabaya.
Sementara itu tampak banyak warga yang datang kekantor j&T di jalan Raya Kampung Baru kabupaten Tanah bumbu, mereka gelisah karena harus berantre, berdesakan desakan menunggu paketan mereka.
Seharusnya warga cukup menunggu dirumah saja paketannya diantarkan oleh kurir JNT.
Bahkan ada warga yang sudah kecewa mengatakan bahwa sudah tidak mau lagi menggunakan jasa pengiriman JNT.
Lantaran kecewa dengan pelayanan JNT Batulicin yang buruk, mereka pun mengambil sikap akan mennggunakan jasa pengiriman lain yang lebih proffesional, ungkap beberapa orang warga yang kecewa.
Para warga pun merasa resah dan mengatakan bahwa sudah tidak cocok lagi kita mengirim barang melalui J&T kerena terlalu lama kirimannya sampai.
Selain itu kita harus menunggu berjam- jam untuk mengirim maupun menunggu paketan yang datang..
Hal tersebut juga dialami oleh seorang jurnalis, dari media Pelopor Krimsus yang hingga hari ini blm menerima paketan dari Surabaya berupa ID Card.
Paket tersebut, yaitu ID Card telah dikirim dari Surabaya melalui J&T sudah 12 hari tak kunjung tiba.
Penerima paketan sudah berulang kali mendatangi kantor JNT tapi nihil karena paket yang ditunggu tunggu itu tidak jelas statusnya.
Melalui media ini diharapkan pimpinan JNT Pusat dapat mengevaluasi kinerja karyawannya didaerah, khususnya diTanah Bumbu, jika tidak disinyalir akan menjadi virus yang akan merusak nama baik JNT.
Jhon
