Hasil Swadaya Masyarakat Desa Munder, Urug Jalan Tampa Nama Sungai Mbah Brodjo Terkesan Memuaskan

CB -Lumajang, Sebagai bentuk tindak lanjut kepedulian terhadap masyarakat Desa Munder Kecamatan Yosowilangun Kabupaten Lumajang melakukan pengurugan jalan akses petani yang ada di Dusun Madurejo Rw 01 terkesan memuaskan.

Hadir pada kesempatan tersebut, seorang mantan Kepala Desa Munder sekaligus pernah menjabat Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Sutiyo berserta tokoh masyarakat lainya untuk berpartisipasi gotong royong dalam rangka perbaikan jalan yang tidak jauh dari jembatan Mbah Brodjo tersebut, itu merupakan hasil bangunan semasa Ny,Sutiyo/Nusiyati menjabat sebagai Kepala Desa Munder dengan anggaran Dana BKK Tahun 2019  Rp.150.000.000 bangunan tersebut berkualitas menjanjikan.

Namun dengan hasil bangunan jembatan itu selama hampir 3 tahun masyarakat hanya bisa melewati dengan cara jalan kaki saja karena jika dengan sepeda motor atau roda empat itu sulit karena untuk kelanjutan perbaikan jalan tersebut oleh pihak terkait yang sekarang ini belum ada tanggapan yang serius padahal hanya melanjutkan saja, ada apa,”sebutnya.

Lanjut Sutiyo, saat di konfirmasi oleh awak media mengatakan bahwa, untuk pengurukan tanah ini dengan hasil swadaya masyarakat,jadi hatinya tergugah untuk bisa menyelesaikan perbaikan jalan, jadi saya mendukung karena Kepala Desa sendiri tidak peduli dengan bangunan ini walaupun bangunan ini sudah berjalan tiga tahun,”ucapnya kepada wartawan.

 

Masih dengan Sutiyo, pengurukan jalan ini diperoleh dari hasil swadaya yang berasal dari sumbangan warga Desa Munder dengan cara urunan ada yang seratus ribu, bagi yang mampu duaratus ribu, dan bagi yang tidak mampu cukup hanya membantu tenaga kerja saja itupun sangat antusias, karena semua itu demi akses jalan untuk umum ketika musim panen maupun musim tanam,”jelasnya singkat.

Terpisah, Hartono selaku mediator perbaikan jalan juga berpendapat sama, jika anggaran Dana kebutuhan untuk operasional maka ia bertanggungjawab untuk memenuhi kekurangan tersebut, karena jika perbaikan jalan ini tidak selesai masyarakat pasti kecewa kasihan soalnya ini untuk kebutuhan orang banyak” dan mohon maaf,, ini tidak ada kaitanya dengan politik,” ucapnya sambil melangkahkan kakinya dilokasi tersebut.

Berbeda pendapat itu wajar, ini seorang perempuan saat kegiatan berlangsung, ia datang kelokasi  meminta agar pengerugan dilakukan dilokasi tanah miliknya, artinya ia ihklas sambil beramal demi masyarakat banyak ia rela mengorbankan puluhan pohon bambu dan tanaman pisang agar dipotong supaya kelihatan terawat dan tidak sulit lagi ketika dilewati kendaraan truck jika musim panen,”ucap ibu yang tidak mau namanya dimediakan itu.

Harapan kedepan masyarakat Desa munder, semoga dengan apa yang dilakukanya bisa bermanfaat untuk warga masyarakat yang selalu menggunakan akses jalan keluar masuk persawahan melalui jembatan Mbah Brodjo.

Sementara Kades Munder Samsul Hadi ketika di konfirmasi terkait swadaya masyarakat gotong royong perbaikan jalan tersebut masih belum bisa berikan jawaban, saat dihubungi melalui whatsApp-nya,”jelasnya.

Laporan reporter:Hardy

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *