CB, TULUNGAGUNG – Kerukunan antar umat beragama, adalah salah satu bentuk sosialisasi yang damai dan tercipta berkat adanya toleransi agama. Sebab toleransi agama merupakan salah satu sikap saling pengertian dan menghargai, tanpa adanya diskriminasi dalam hal apapun, khususnya dalam masalah agama. Untuk itu, kerukunan umat beragama sangat penting dilakukan, dalam rangka upaya mencapai kesejahteraan hidup warga masyarakat.
Hal tersebut yang disampaikan Kepala Badan Kesatuan Bangsa Politik (Kesbangpol) Kabupaten Tulungagung Drs Bambang Triono MM, saat memberi sambutan sekaligus membuka secara resmi kegiatan pembinaan kerukunan antar umat beragama Kabupaten Tulungagung Tahun 2022, di Hall Barata Convention Center Tulungagung yang mengambil tema “Mewujudkan Kerukunan, Toleransi dan Moderasi Beragama Dalam Kehidupan Masyarakat, Berbangsa dan Bernegara”.
Selain itu, pria yang pernah menjabat Sekretaris Dinas Kesehatan Tulungagung ini, melalui kegiatan pembinaan kerukunan antar umat beragama ini, yakni seluruh lapisan warga masyarakat Tulungagung dapat senantiasa menjunjung tinggi toleransi antar umat beragama, baik pemeluk agama yang sama maupun pemeluk agama yang berbeda, dengan saling menghormati tanpa memandang agama yang dianut oleh masing-masing warga masyarakat.
Diharapkan pula, apabila terjadi masalah yang membawa nama agama, agar diselesaikan dengan kepala dingin dan damai, tanpa harus saling tunjuk dan menyalahkan, sehingga kerukunan Umat Beragama dapat dijaga dan dipelihara dengan baik dan optimal.
Dan, Bambang Triono menjelaskan, maksud dan tujuan dilakasanakannya kegiatan pembinaan kerukunan antar umat Beragama ini, agar setiap komponen warga masyarakat Kabupaten Tulungagung bisa lebih menjaga dan memelihara kerukunan antar umat beragama, untuk menciptakan dan meningkatkan kerukunan dan saling menghormati dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara di Republik serta berkembang dan meluas dilingkungan masing-masing, khususnya di Kabupaten Tulungagung.
Selain itu pula, menurut pria yang juga pernah menjabat Sekretaris Dispendikpora Kabupaten Tulungagung ini, pembinaan kerukunan hidup intern dan antar umat beragama telah dimulai secara intensif dan berkesinambungan, sistematis dan strategis sejak tahun 1998, yakni yang diawali dengan kegiatan sosialisasi Aturan Perundang-undangan yang berkaitan dengan kehidupan intern antar umat beragama, dan kemudian mempertemukan tokoh/pemuka agama dalam kegiatan dialog/musyawarah, yang meliputi pemimpin agama, organisasi, cendikiawan, mahasiswa serta pelajar.
Masih kata Bambang Triono, sosialisasi ini dilakukan agar pemerintah, pemeluk agama dan penganut kepercayaan yang ada di Tulungagung selalu menjalin hubungan dan kerjasama yang harmonis, dalam kehidupan Sosial Politik di masyarakat. Dengan begitu, semua dapat mewujudkan situasi yang stabil, aman dan terkendali. Tak itu saja, kegiatan tersebut dilaksanakan, yakni upaya menghimpun masukan-masukan dan saran agar pelaksanaan Pembangunan Daerah bisa lebih baik dan lebih berkualitas.
“Melalui Forum Dialog Umat Beragama ini, seluruh lapisan warga masyarakat Tulungagung dapat senantiasa menjunjung tinggi toleransi antar umat beragama, baik pemeluk agama yang sama maupun pemeluk agama yang berbeda, dengan saling menghormati tanpa memandang agama yang dianut,” kata Bambang Triono saat membuka sosialisasi Pembinaan Kerukunan Antar Umat Beragama di Hall Barata Convention Center, Selasa (26/07).
Selain itu, imbuhnya, apabila terjadi masalah yang membawa nama agama, iapun meminta masalah tersebut agar diselesaikan dengan kepala dingin dan damai, tanpa harus saling tunjuk maupun saling menyalahkan.
“Kalau semua ini bisa dijaga dengan baik, tentu kerukunan umat beragama dapat terjaga dan terpelihara dengan baik. Dan, kalau semua ini bisa terwujud, tentu pula pelaksanaan Pembangunan Daerah akan datang akan lebih baik dan lebih berkualitas lagi,” jelas pria berperawakan tinggi ini.
Sementara itu, narasumber dalam kegiatan pembinaan kerukunan antar umat beragama ini adalah Bakesbangpol Provinsi Jawa Timur dan FKUB Kabupaten Tulungagung, serta dihadiri pula Sekretaris Bakesbangpol Kabupaten Tulungagung, Kabid dan Pejabat Fungsional di Bakesbangpol Kabupaten Tulungagung, Pengurus FKUB Kabupaten Tulungagung dan eserta sosialisasi pembinaan kerukunan antar umat beragama.
Sedangkan peserta yang mengikuti sosialisasi pembinaan antar umat beragama ini, yakni berasal dari perwakilan Tokoh Agama dan Ormas Keagamaan serta dari perwakilan mahasiswa asal Tulungagung.(rul)
