Pusaka Tombak Kanjeng Kyai Upas Dijamas

Bupati: Tahun Ini Kita Realisasikan, Semoga Secepatnya Bisa Dilaksanakan

CB, TULUNGAGUNG – Seperti biasa, antusias ratusan warga masyarakat Tulungagung menghadiri jamasan Pusaka Tombak Kyai Upas yang dilaksanakan di kantor Arsip Daerah Pemkab Tulungagung, Jumat (12/08), tak bisa dibendung. Dan, jamasan yang rutin digelar setiap tahun atau Jumat Minggu kedua ini juga dihadiri oleh Forkopimda Pemkab Tulungagung.

Ritual Pusaka yang pernah dipinjam Bung Tomo (tokoh pahlawan, red) untuk menumpas penjajah Belanda, dilakukan dengan khidmat dan tertib dari awal hingga akhir jamasan. Bupati Tulungagung Drs Maryoto Birowo MM mengatakan, yakni jamasan ini dilakukan sebagai salah satu wujud untuk melestarikan budaya leluhur yang sudah dilakukan sejak dahulu secara turun temurun, khususnya para pemimpin Kabupaten Tulungagung.

“Ini salah satu wujud melestarikan budaya leluhur kita, tradisi ini dilaksanakan setiap tahun secara rutin,” terang Bupati Maryoto Birowo.

Jamasan Pusaka jenis Tumbak ini, lanjut bupati, sebagai kegiatan rutin dan yang selalu dikemas menarik dengan harapan bisa menjadi daya tarik wisata bagi turis maupun pelancong dari luar daerah, diantaranya dengan menambahkan menambahkan kegiatan tambahan seperti tari reog, tanpa mengubah maupun mengurangi pakem yang sudah ada sejak dulu.

“Sudah kita upayakan, dengan menambahkan unsur hiburan dalam rangkaian acaranya tanpa mengurangi kesakralan dan pakem saat jamasannya,” ujar Bupati.

Masih kata Bupati Maryoto, Pendopo Kanjengan yang ada di Kelurahan Kepatihan, Kecamatan/Kabupaten Tulungagung adalah kompleks perumahan peninggalan bupati Tulungagung Pringgokusumo dan keluarga. Dan, sejak turun temurun, lokasi tersebut menjadi tempat penyimpanan dan penjamasan Tombak Kyai upas sebelum berpindah tangan, yakni sejak mulai tahun 2017 setelah Tombak Kanjeng Kyiai Upas diserahkan pada Pemkab Tulungagung, jamasan dan penyimpanan Tombak Kyai Upas tersebut dipindahke Kantor Arsip Pemkab Tulungagung.

Namun, lanjutnya, tidak lama lagi Pusaka Tombak Kanjeng Kyai Upas bakal dikembalikan di Pendopo Kanjengan atau Barat kantor Perpustakaan (tempat Kanjeng Kyai Upas saat ini, red), yakni setelah Bupati Tulungagung Maryoto Birowo menyelesaikan pembelian Pendopo Kanjengan tersebut.
“Tahun ini kita realisasikan, semoga secepatnya bisa dilaksanakan,” kata Bupati Maryoto Birowo.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tulungagung Bambang Ernawan menjelaskan, bahwa penambahan unsur reog dalam rangkaian jamasan ini diharapkan bisa menarik minat wisatawan. “Semoga suguhan ini bisa menarik minat wisatawan,” kata Bambang.

Dengan kedatangan wisatawan dilokasi, imbuhnya, tentu pula mampu mengangkat nama Kota serta mampu meningkatkan perekonomian masyarakat pada umumnya.

“Ya, upaya itu sudah kita lakukan jika formulanya dirasa kurang pas, akan kita terus sesuaikan. Dan dengan kedatangan wisatawan ke lokasi, diharap bisa mengangkat nama Tulungagung dan meningkatkan perekonomian masyarakat,” paparnya.(Hsu)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *