CB, Sidoarjo- Balai PRS PMKS Sidoarjo merupakan satu-satunya Balai dari 30 UPT (Unit Pelaksana Teknis),yang di miliki Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur. Namun, hanya Balai PRS PMKS Sidoarjo yang mempunyai Tugas, Pokok Fungsi (Tupoksi) ,menampung kegiatan pelayanan terkait dengan 5 Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS).
Kelima Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) yang di tampung di Balai tersebut adalah gelandang pengemis, gelandang psikotik, lansia terlantar, WTS, dan Anak jalanan (Anjal).
Kepala Balai PRS PMKS Sidoarjo M. Tabrani, SH,MH saat di temui media Cahaya Baru dikantornya, Kamis (1/9/2002) menjelaskan, ke lima penyandang masalah kesejahteraan sosial semuanya itu terlantar dan dalam aktifitasnya Balai ini memberikan pelayanan yang sifatnya sementara. Namun, tidak dibatasi waktunya sampai kapan karena semua bina-binaan yang ada di balai semuanya kita akses ke UPT-UPT yang dimiliki Dinas Sosial yang tersebar di seluruh Jawa Timur.
” Contoh,seumpama disini ada gelandang psikotik karena di sini (Balai PRS PMKS, Red) sifatnya sementara. Sesuai PerGub (Peraturan Gubernur) tidak dibatasi rentang waktunya sampai kapan bisa 3 bulan bahkan lebih, bisa 1 tahun, 3 tahun, sepanjang di UPT milik Dinsos yang khusus menangani masalah gelandang psikotik atau gepeng ada yang kosong maka akan kita kirim/akses kesana.Jadi Balai ini sifatnya penampungan sementara,” jelas Tabrani
Namun, walau sebagai tempat penampungan sementara mereka (PMKS) selama berada di balai tidak hanya diam saja mereka juga di beri bekal ketrampilan. ” Jadi ketika ditampung di sini banyak sekali kegiatannya ada ketrampilan, bimbingan agama, bimbingan mental. Ada 11 bimbingan ketrampilan. gelandangan khususnya psikotik yang masih mampu kita fungsikan dalam.kegiatan pembuatan batik, sulam,.paving dan pertanian.” kata Tabrani
” Jadi, stigma masyarakat tentang ODGJ (orang dalam.gangguan jiwa) yang sama sekali tidak bisa dilakukan perubahan dalam mentalnya di Balai Insya Allah, bisa dilakukan. Memang saat pertama masuk kesini karena terlantar karakteristiknya mereka jadi liar. Namun, seiring berjalannya waktu mereka mengikuti kegiatan mampu berkarya dan hasil karyanya bisa di lihat di display kami yang ada diruangan sulam pitan.” pungkas Tabrani
Sementara itu kapasitas daya tampung yang tersedia saat ini 150, untuk menambah jumlah hunian Balai PRS PMKS Sidoarjo tahun ini,sedang mengerjakan pembangunan asrama dibelakang kantor Balai dengan luas bangunan 3000 Meter persegi, dan sumber dananya dari Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Provinsi Jawa Timur. (ncs)
“
