DPRD Kota Mojokerto Gelar Paripurna Penyampaian Pandangan Umum Fraksi Atas Raperda Perubahan APBD TA. 2022

CB, Mojokerto – DPRD Kota Mojokerto menggelar Rapat Paripurna penyampaian Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Kota Mojokerto atas Rancangan Perda tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2022, bertempat di gedung DPRD Kota Mojokerto, jalan Gajah Mada No.145 Kota Mojokerto, Senin, (05/09/2022)

Ery Purwanti juru bicara Fraksi PDI Perjuangan menyampaikan beberapa hal yang perlu menjadi perhatian Pemerintah Kota Mojokerto, diantaranya: “Alokasi anggaran dalam Perubahan APBD 2022 lebih difokuskan untuk pemulihan dari dampak pandemi covid-19 dan dampak kenaikan BBM yang diprioritaskan dalam bidang kesehatan, ekonomi dan bantuan sosial.

Peningkatan target PAD hendaknya tetap berpedoman pada prinsip tidak memberatkan masyarakat dan dunia usaha. Pelayanan pembayaran pajak daerah hendaknya dimaksimalkan dan dioptimalkan lagi.

Belanja Daerah hendaknya benar-benar dimanfaatkan untuk dapat menyehatkan, mencerdaskan, dan mensejahterakan masyarakat. Pemanfaatan belanja di bidang pendidikan hendaknya tetap mengedepankan mutu pendidikan”. Katanya.

“Piutang Daerah sampai dengan 31 desember 2022 diperkirakan sebesar 62,962 milyar rupiah, yang di dalamnya terdiri dari piutang pajak sebesar 21,3 milyar rupiah dan piutang retribusi sebesar 2,2 milyar rupiah. Perlu dijelaskan piutang pajak dan retribusi daerah sebesar itu meliputi apa saja dan strategi serta langkah-langkah apa yang telah dan akan ditempuh oleh Pemerintah Kota Mojokerto guna menagih piutang daerah tersebut”. Tutur Ery.

Lebih lanjut, Ery Purwanti mengatakan, “Aset Tetap Daerah tahun anggaran 2022 untuk peralatan dan mesin diperkirakan ada pengurangan sebesar 38,696 milyar rupiah. Mohon ada penjelasan mengapa aset tetap daerah diperkirakan akan mengalami pengurangan sebesar itu”.

“Pembangunan jalan Empunala saat ini tengah berlangsung yang dikerjakan siang dan malam. faktor keselamatan para pengendara yang melintas harus mendapat perhatian sebagaimana mestinya. pada malam hari sepanjang jalan empunala, khususnya yang sebelah timur, kondisinya sangat gelap karena tidak ada lampu penerangan jalan umum. sangat disayangkan bila pembangunan yang dibiayai dengan anggaran hutang yang besar ini mengesampingkan faktor keselamatan masyarakat pengguna jalan.

Kami berharap pembangunan jalan empunala dapat diselesaikan sesuai dengan waktu yang telah direncanakan. bukan semata-mata pembangunan itu dibiayai dengan uang hasil pinjaman. tetapi bila pembangunan jalan empunala tidak dapat diselesaikan tepat waktu, maka kerugiannya tidak dapat dibayangkan lagi. bukan hanya dari sisi biaya saja tetapi pengorbanan masyarakat terhadap dampak pembangunannya yang tak ternilai besarnya. demikian juga dengan pembangunan-pembangunan yang lainnya kami harap dapat diselesaikan tepat waktu”. Kata Ery.

Tahun anggaran 2022 tinggal 4 bulan lagi, tapi masih banyak OPD yang tidak maksimal dalam merealisasikan program dan kegiatannya. Kami berharap dalam sisa tahun anggaran 2022 ini semua OPD harus mampu merealisasikan program dan kegiatannya dengan maksimal dan optimal.

Fraksi PDI Perjuangan mengusulkan untuk mengalokasikan anggaran bantuan sosial bagi masyarakat miskin guna menghadapi dampak kenaikan harga bbm. bila perlu dialokasikan juga untuk anggaran subsidi bagi barang kebutuhan pokok agar dapat dijangkau masyarakat miskin, sepanjang tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan.

“Pemerintah Kota Mojokerto harus memberi perhatian dan bantuan kepada masyarakat sebagai akibat kenaikan harga BBM”. Pungkas Ery Purwanti. (Adv)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *