Tim Bandit Polrestabes Surabaya Berhasil Tangkap Pelaku Dan Pelaku Penadah Kasus Tindak Pencirian Kendaraan Bermo tor Curanmor

SurabayaCB,– Tim Anti Bandit dan Anti Curanmor berhasil meringkus 4 orang tersangka dan 8 unit barang bukti hasil curian sepeda motor ( Curanmor)  yang dibantuk Satreskrim Polrestabes Surabaya

Salah satu tetsangka berinisial ( SE) ditindak tegas Satreskrim Polrestabes karena saat mau ditangkap tersangka SE,(42), warga Surabaya melawan anggota

Doa orang lainnya pun berhasil diamankan yaitu ES  dan UM warga Surabaya. sedang salah satu tersangka UM tidak dihadirkan dalam konferensi pers, hari Kamis 10 November 2022 karena ditahan di sel tahanan Polres Bojonegoro.

Sedang satu diantara tersangka yang merupakan penadah kasus tindak pidana pencurian kendaraan bermotor  (Curanmor) yang berhasil diamankan  atas nama SF warga Jln Banteng Surabaya

Polisi menyita tujuh sepeda motor dari penadah ini. Selain itu, ada belasan plat nomor di rumah penadah motor tersebut yang diduga motor curian yang sudah dijual oleh tersangka.

“Tersangka penadah ini diduga sudah menjual puluhan sepeda motor curian selama tiga bulan beraksi,” kata Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Mirzal Maulana, (10/11).

Sementara tersangka SE yang ditembak dikedua kakinya ini ditangkap Satreskrim Polrestabes Surabaya setelah melakukan aksinya di salah satu rumah di Jalan Jemursari, Surabaya.

Setelah diselidiki, ternyata Polisi mendapati tersangka SE terekam CCTV menggunakan sepeda motor Honda Vario.

Honda Vario yang digunakan ini diketahui milik korban Basuki yang kehilangan motornya sejak 30 Agustus lalu di kosnya Jalan Abdul Rahman, Pabean, Sedati, Sidoarjo.

Polisi kemudian menyelidiki dan menemukan identitas SE yang bertugas sebagai pemetik terebut.

Polisi menggerebek tersangka dan saat itu melakukan perlawanan terhadap petugas. Kedua kakinya akhirnya ditembak petugas untuk melumpuhkan tersangka.

“Kami amankan tersangka bersama Honda Vario milik korban. Katanya belum terjual sehingga digunakan untuk beraksi. Pengakuannya ia beraksi di tiga TKP namun masih kami kembangkan lagi,” tuturnya.

Sepeda motor itu langsung diserahkan ke korbannya. Sepeda motor itu langsung dibawa pulang untuk dipinjam pakaikan ke korban.

“Semoga sepeda motornya bisa digunakan kembali untuk beraktifitas. Kami akan berkoordinasi dengan humas untuk menyebarkan kendaraan curian yang berhasil kami sita selama sebulan ini, agar masyarakat yang kehilangan sepeda motor mungkin menemukan di Polrestabes Surabaya,” katanya.

Sementara korban Basuki membawa langsung sepeda motornya. Ia mengaku, kejadian pencurian ini dialami pada 30 Agustus lalu. Korban yang asli Nganjuk ini kehilangan sepeda motor di kosnya.

“Saya berterima kasih sudah menemukan sepeda motor saya. Saya tidak percaya secepat ini bisa ditemukan,” ungkapnya.

Pri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *