Selain Pipa Air Sering Alami Bocor, Warga Jeli Juga Terganggu Aktivitas Dump Pengangkut Material

Kades Jeli: Kami Tidak Punya Wewenang dan Itu Jalan PU

CB, TULUNGAGUNG Dwiyatno (43), warga Desa Jeli Kecamatan Karangrejo Kabupaten Tulungagung, keluhkan aktivitas tambang galian C yang ada di Desa Tulungrejo. Pasalnya, sejak adanya penambangan pipa saluran air bersih di tiga (3) dusun, yakni dusun Denok, Tlungsung dan Blimbing sering tidak mengalir kerumah warga.

Dan, tidak mengalirnya air bersih di tiga dusun menurut Dwiyatno, dikarenakan pipa di Desa Tulungrejo (tempat penambangan galian C, red) pecah akibat alat berat milik PT Serba Bisa Mandiri itu.

Bahkan, selain saluran pipa air bersih yang sering alami bocor, warga Jeli merasa terganggu oleh Armada dump truk pengangkut material. Mengingat, jalan di Desa Jeli adalah satu-satunya jalan penghubung ke lokasi tambang.

“Semenjak ada yambang galian C di Tulungrejo, air bersih yang di pergunakan warga sering kali tidak mengalir mas. Ya penyababnya pipa saluran air bersih yang ada di Tulungrejo pecah akibat aktivitas alat berat itu. Selain itu aktivitas warga Jeli juga sering terganggu banyaknya armada dump truk pengankut material tambang galian C,” kata Dwiyatno.

Dikonfirmasi soal keluhan warganya itu, Imam Taukhid, Kepala Desa (Kades) Jeli tak menampik jika air bersih yang dikosumsi warga pernah alami tak mengalir kisaran empat (4) hari.

Tak mengalirnya air itu, menurut Kades, memang disebabkan ada pipa bocor dampak alat berat milik penambang galian C di Desa Tulungrejo itu. Akibatnya, di tiga dusun itupun sempat mengalami kesulitan air bersih.

Diakuinya, setelah adanya protes warga dan pipa air yang bicor itu akhirnya diperbaiki. Sehingga, air yang menjadi kebutuhan sehari-hari warga Desa Jeli sudah mengalir kembali. Namun demikian, sebelumnya itu dirinya telah mendapat undangan dari pihak penambang dan Pemerintah Desa (Pemdes) Tulungrejo membahas soal tersebut.

“Intinya saya selaku Kepala Desa Jeli tidak ada masalah dengan adanya Tambang Galian C di Desa Tulungrejo. Yang penting, kalau ada pipa yang rusak/bocor atau air tidak bisa mengalir kerumah warga kami mohon agar segera diperbaiki. Itu saja permintaan saya,” kata Kades Jeli kepada Cahaya Baru, Rabu (07/12).

Imam Taukhid juga menjelaskan, soal banyaknya warga yang mengeluhkan lalu-lalang armada dump truk pengakut material dan yang melintasi di wilayah Desa Jeli sebagai Jalan penghubung ke lokasi tambang, bahwa dirinya tak memiliki wewenang masalah tersebut.

“Memang benar, jalan Desa Jeli sebagai Jalan penghubung ke lokasi Tambang Galian C ke Desa Tulungrejo. Kami memaklumi keluhan warga, tapi kami tidak punya wewenang dan itu jalan PU,” jelasnya.(rul)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *