Pelaku Perekam Suara Sampaikan Permintaan Maaf, DR: Hanya Inisiatif Dari Pemikiran Saya Sendiri

CB, TULUNGAGUNG-Terkait beredarnya sebuah pesan suara dari grup WhatsApp yang menyebutkan adanya petunjuk dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung soal ‘uang saku’ dalam acara Silatnas ke Jakarta, menuai titik terang.

Pelaku perekam, yakni DR yang juga sebagai pengurus PPDI Kalidawir ini akhirnya datang di Kantor DPMD Tulungagung untuk menyampaikan permintaan maaf. Namun, sebelum datang di DPMD Tulungagung, dirinya telah melakukan permintaan maaf kepada seluruh pihak via pesan suara.

Permintaan maaf itu,  lalu di sebar ke media massa sebagai upaya meluruskan berita yang berkembang sebelumnya. Iapun menyampaikan, bahwa permintaan maaf itu murni keluar dari lubuk hati dan tanpa adanya paksaan dari pihak mana pun.

“Yang pertama saya sampaikan permohonan permintaan maaf kepada seluruh pihak, terutama kepada DPMD Kabupaten Tulungagung beserta seluruh kepala desa serta sahabat PPDI,” kata DR saat berada di kantor DPMD Tulungagung kepada Cahaya Baru, Selasa (10/01).

DR juga menyampaikan, bahwa apa yang telah dilakukannya itu tidak ada kaitannya dengan pihak DPMD.

“Bahwa apa yang saya sampaikan di rekaman suara kami/ saya itu, sekali lagi mohon maaf, bukan petunjuk dari DPMD,” jelasnya.

Semua itu, imbuhnya, hanya pikiran serta inisiatif pribadinya. “Hanya inisiatif dari pemikiran saya sendiri. Oleh karena itu, sekali lagi saya mohon maaf, terutama bapak yang berwenang DPMD juga seluruh kepala desa beserta seluruh perangkat desa. Apa yang saya sampaikan itu adalah tidak benar,” paparnya.

Disisi lain, DR juga menyampaikan permohonan maaf kepada siapa saja yang telah mendengarkan suara rekaman itu. “Terima kasih dan mohon maaf sebesar-besarnya kepada seluruh jajaran daru DPMD terutama beliau bapak Anas,” kata DR dengan mimik serius.(Hsu)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *