Ketua KUA: Semoga Insan Pers di Tulungagung Semakin Dewasa dan Profesional
CB TULUNGAGUNG-Ada yang berbeda dari Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2023 kali ini. Biasanya, peringatan HPN diselenggarakan dengan ngumpul bareng sesama rekan wartawan, namun kali ini digelar dengan mengundang sejumlah tokoh veteran, Lurah se-Kecamatan Tulungagung, Dandim 0807 Tulungagung, Ketua BAZNAS, Kepala KUA, Bakesbangpol serta seniman pengrajin Lambang Negara Garuda Pancasila.
Dalam acara HPN ini, panitia menggelar doa dan tasyukuran di halaman Koramil 0807/ 01 Tulungagung dengan mengusung tema, ” Pers Bebas Demokrasi Bermartabat”. Untuk itu, sinergitas TNI Kodim 0807/ Tulungagung dan media diharap bisa menjalin hubungan komunikasi yang baik, karena memiliki peran dan fungsi strategis di masyarakat.
Dan, disela kegiatan HPN, Wahyu Diwonoto, seniman pembuat Pancasila Lambang Negara memberikan hasil karyanya kepada Dandim 0807/ Tulungagung Letkol. Czi Nooris Agus Rinanto melalui Kasdim Mayor INF Zulham Mohamad Hasan sebagai bentuk apresiasi para Hari Pers Nasional.
Iapun mengatakan, dalam hal ini dirinya merasa bangga jika hasil karyanya Garuda Pancasila Lambang Negara benar benar dipasang di Kantor Kodim Tulungagung.
“Ini menjadi kehormatan bagi saya, lambang negara merupakan identitas yang dimiliki negara dan merupakan pemersatu bangsa,” kata Wahyu Diwonoto di sela acara HPN, Kamis (16/02).
Pancasila, lanjut Wahyu Diwonoto, adalah dasar pengetahuan filsafat bangsa yang layak dijadikan pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara dari waktu ke waktu. Karena, menurutnya, perbedaan dalam hal apapun tidak akan bisa berpijak diatasnya bilamana tanpa adanya dasar yang lebih luas dari ada segala perbedaan itu sendiri.
Ia juga membeberkan, jika Pancasila juga memiliki berjuta juta arti yang luas disetiap silanya, dan arti setia sila itulah yang wajib diketahui dan dipahami, yakni bangsa yang berpancasila sebelum mengamalkan dalam bentuk kebijakan kebijakan suatu keputusan negara yang berpancasila dengan bijaksana dan tetap sesuai norma yang ada.
“Disaat Pancasila sudah menjadi bagian pengetahuan jiwa seluruh lapisan masyarakat bangsa Indonesia dan bahkan dunia, maka kesejahteraan bangsa itu akan bisa terjaminkan oleh suatu kesadaran tugas hidup masyarakat dan bangsa itu sebenarnya,” jelasnya.
Masih menurut Wahyu Diwonoto, adapun kesadaran hidup suatu jiwa yang tercerahkan oleh pengetahuan hidup akan mudah mengenal arti kebenaran dan kesejahteraan, kesadaran jiwa akan mudah mengenal jiwanya sendiri, kesadaran jiwanya sendiri akan mudah mengenal dan menyentuh jiwa yang lain dan mempersatukannya dalam bentuk satu kehidupan yaitu Tuhan Yang Maha Esa.
Dalam kesempatan ini, Kasdim Tulungagung Mayor INF Zulham Mohamad Hasan mengapresiasi kegiatan yang digelar para insan pers dan sekaligus ucapan terimakasih diberikannya sebuah lambang negara berukuran satu setengah meter yang akan di pasang di kantor Kodim Tulungagung.
Ia juga menyampaikan, perlu diketahui Pancasila adalah filsafat pengetahuan yang menjadi dasar berdirinya suatu kedaulatan bangsa dan negara, oleh karenanya, Pancasila menjadi simbol negara beserta pengetahuannya.
“Pengetahuan Pancasila yang luas menjadi dasar lahirnya kebijakan dan kekuatan masyarakat bangsa kita untuk menghadapi setiap keadaan dan waktu ke waktu dengan bijaksana dan tetap keagamaan bangsa,” kata Kasdim Tulungagung ini penuh semangat.
Untuk bisa bekerja sama dengan Kodim Tulungagung, lanjut Kasdim, dalam memberikan informasi positif ke masyarakat, menjalin silaturahmi dan kekompakan, mengingat Tentara dan wartawan juga memiliki peran strategis dalam kehidupan di masyarakat.
Gusti Indah, wartawan media online Mercuciar.Com yang juga sebagai panitia HPN 2023 mengatakan, sinergitas jurnalis dan TNI bisa membangun komunikasi yang baik dalam memberikan informasi positif ke masyarakat.
Dengan begitu, dalam kedekatan wartawan dan kodim bisa memberikan berita edukasi ke masyarakat, karena pers sebagai jembatan dalam majunya pembangunan di Tulungagung.
“Mari jaga silaturahmi, jaga kekompakan untuk menyiptakan insan pers yang sehat dan kenyamanan di Tulungagung,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala KUA Kecamatan Kota Tulungagung Wafi dalam acara doa dan tasyukuran HPN ini berpesan pada rekan Insan pers, khususnya di Tulungagung, makin tambah dewasa dan profesional dalam menjalankan tugasnya. “Semoga insan pers di Tulungagung semakin Dewasa dan Profesional,” katanya.(hsu)
