CB, TULUNGAGUNG – Dana Desa merupakan salah satu program Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) ibu adalah upaya pengembangan wilayah, pembangunan desa dapat ditingkatkan dengan pemberdayaan ekonomi lokal, penciptaan akses transportasi lokal ke wilayah pertumbuhan dan percepatan pemenuhan infrastuktur dasar dengan tujuan untuk mewujudkan kemandirian masyarakat dan menciptakan desa-desa mandiri dan berkelanjutan yang memiliki ketahanan sosial, ekonomi, dan ekologi serta penguatan keterkaitan kegiatan ekonomi kota dan desa.
Tak pelak, berbagai desa pun terus berlomba-lomba dalam pembenahan di desa masing-masing. Desa Sumberejo Kulon Kecamatan Kalidawir, Kabupaten Tulungagung ini misalnya, telah memanfaatkan dana desa untuk rabat jalan sepanjang kisaran 70 meter, dengan lebar bahu jalan 3 meter dan ketebalan 10 centi.
Rabat jalan jenis beton ini sendiri dilakukan di dukuh Bareng dengan menggunakan dana desa tahap 1 tahun 2023. Dan, sebelum melakukan rabat jalan, Pemerintah Desa juga telah melakukan Musyawarah Dusun atau Musdus
Dalam kegiatan rabat ini, Kepala Desa Sukorejokulon Musair S.Sos mengatakan, yakni pembangunan rabat beton sepanjang 70 meter ini hasil dari musyawarah dusun dan Musrenbangdes tahun 2022. Dan kades pun bersyukur pembangunan rabat jalan ini telah dilakukannya.
Menurut Musair, mengingat jalan diwilayahnya banyak yang rusak dan perlu adanya diperbaikan yang membutuhkan dana yang cukup besar. Namun demikian, untuk saat ini Pemdes Sukorejo Kulon masih mendahulukan yang vital agar bisa dilalui masyarakat setenpat.
“Pembangunan rabat beton sepanjang 70 meter ini hasil dari musyawarah dusun dan musrenbangdes tahun 2022,” kata Musair kepada Cahaya Baru, Kamis (16/03).
Musair juga mengatakan, untuk biaya pembangunan rabat beton sepanjang 70 meter ini harus menggarkan dana desa tahap awal tahun 2023 sebesar Rp. 32.600.000.
“Biaya pembangunan rabat beton sepanjang 70 meter ini kami anggarkan dari Dana Desa tahab awal tahun 2023 senilai Rp. 32.600000,” jelasnya.(rul)
