CB, TULUNGAGUNG-Pemerintah Desa (Pemdes) Banjarejo Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung menggelar sema’an Al Qur’an dan Megengan masal yang diikuti 102 Hafis dan Hafizah di 32 mushola masjid serta di balai desa setempat , Senin (20/03).
Kepala Desa (Kades) Banjarejo Zainuddin Jawair menyampaikan, bahwa sema’an Al Qur’an ini merupakan kegiatan yang sangat positif, dimana sudah menjadi janji Allah SWT memberikan rahmat-Nya bagi yang membaca dan mengamalkan Alqur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Kades yang selalu dekat dengan warganya ini juga mengatakan, bahwa Rasulullah sangat menganjurkan umatnya untuk menghafal Alquran. Bahkan, menurutnya, Rasulullah menyebutkan kondisi orang yang tidak punya hafalan Al Qur’an ibarat rumah kumuh yang hendak roboh. Dan, Hadis menyebutkan, “Orang yang tidak mempunyai hafalan Al Qur’an sedikitpun seperti rumah kumuh yang mau runtuh”. (HR. at-Tirmizi).
Dan, selain menyambut bulan suci Ramadhan 1444 H, kegiatan Sema’an dan Megengan masal ini bertujuan untuk mempersatukan warga.
“Alhamdulillah antusias warga sangat besar dan terselenggaranya kegiatan ini juga hasil dari urunan warga dan di bantu pemdes,” kata Kepala Desa Banjarejo Zaenuddin Jawahir kepada Cahaya Baru, Senin (20/03).
Zainuddin Jawair juga mengatakan, bahwa acara Sema’an dan Megengan masal di Desa Banjarejo ini juga sudah berjalan kali ketiga.
“Alhamdulillah kegiatan ini sudah berjalan mulai dari tahun 2021 atau sudah tiga kali berjalan,” jelasnya.
Sementara itu, KH Anwar (52) Pengasuh Pondok Pesantren Minhajul Falah di Desa Aryojeding Kecamatan Rejotangan ini berharap kepada para hafiz untuk terus dan tetap mempertahankannya.
Selain itu, dengan upaya mempertahankan para penghafal Alquran, khususnya yang baru, sangatlah membantu. Apalagi jika ada majelis-majelis yang bisa mempertahankan penghafalannya serta adanya Sema’an yang digagas Pemdes Banjarejo ini sangat membantu mereka (para hafiz, red) untuk tetap bisa menyalurkan apa yang dia milikinya.
KH Anwar juga menjelaskan, dari tahun ketahun para hafiz, khususnya di wilayah Kecamatan Rejotangan juga terus bertambah. Disisi lain, dirinya juga mengapresiasi pada Kades Banjarejo yang mana telah memiliki perhatian serius dengan menggelar Sema’an yang sudah berjalan tiga tahun ini.
“Para Hafis terus bertambah dan pada akhir ini semakin tambah banyak. Apalagi dengan banyaknya pondok-pondok pesantren yang menerapkan penghafal Alquran,” paparnya.
Anwar juga meminta kepada para hafiz untuk tetap menjaga menyalurkannya apa yang telah dimilikinya itu . Karena, menurutnya, Alquran sendiri adalah sebuah kebutuhan hidup bagi setiap manusia.
“Generasi penerus untuk Hafis ini semakin bertambah, banyak penghafal Alquran dan kami pun berharap pada masyarakat di semua desa dan lingkungan juga selalu ada,” harapnya.(Hsu)
